Indonesia Malaysia Percepat Kerja Sama Halal ASEAN

  • 18 Sep 2026 17:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wapres Gibran mendorong penguatan kerja sama strategis Indonesia dan Malaysia
  • Kerja sama industri halal diarahkan untuk memperluas pasar produk halal Indonesia dan Malaysia
  • Indonesia dan Malaysia berencana memprakarsai Indonesia-Malaysia Halal Council akhir tahun ini
  • Kedua negara membahas pertukaran pengalaman dan pengetahuan dalam pembangunan kawasan perdesaan
  • Wapres menekankan pentingnya pelindungan PMI yang bekerja di Malaysia

RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Presiden Gibran Rakabuming mendorong penguatan kerja sama Indonesia dan Malaysia di bidang industri halal. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan Deputi Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi di Istana Wapres, Kamis, 17 September 2026.

“Salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo untuk Yang Mulia. Terima kasih sekali untuk kedatangannya,” kata Wapres Gibran.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang memperluas pasar produk halal Indonesia dan Malaysia. Produk halal dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan hingga pasar global.

“Malaysia adalah kawan dekat kami. Mitra strategis kami,” ujarnya.

Deputi Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi menyebut kebutuhan produk halal dunia memiliki nilai pasar sekitar 1,3 triliun dolar AS. Menurutnya, Indonesia dan Malaysia memiliki peluang memperluas pangsa pasar produk halal secara global.

“Produk halal ini, di market, kebutuhan di dunia bernilai 1,3 trillion US Dollar. Indonesia dan Malaysia mempunyai market share untuk menawarkan produk-produk halal ke seluruh dunia,” katanya.

Selain industri halal, Indonesia dan Malaysia membahas kerja sama pembangunan kawasan perdesaan. Ahmad Zahid menyampaikan keinginan Malaysia memperluas kolaborasi dengan Kementerian Desa Republik Indonesia.

“Banyak similarity atau kesamaan antara Indonesia dan Malaysia, mungkin kita boleh berkongsi pengalaman. Boleh juga berkongsi perencanaan untuk memajukan kawasan-kawasan perdesaan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPJPH Ahmad Haikal mengatakan, Wapres mendorong percepatan pembentukan ASEAN Halal Council untuk memperkuat kerja sama halal kawasan. Sebagai langkah awal, Indonesia dan Malaysia berencana memprakarsai Indonesia-Malaysia Halal Council akhir tahun ini.

“Mas Wapres sangat mendukung dan meminta segera dilakukan percepatan menuju ASEAN Halal Council. Ketika terwujud, ini sudah naik kelas halal,” kata Haikal.

Indonesia juga menyoroti pelindungan Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di Malaysia. Wapres menekankan pentingnya memastikan PMI memperoleh proteksi dan pelindungan yang baik.

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengatakan pelindungan PMI menjadi salah satu pesan Wapres kepada DPM Malaysia. Indonesia juga mendorong penambahan kuota penempatan PMI pada sektor formal.

“Terkait pelindungan pekerja migran di Malaysia, Pak Wakil Presiden memesankan pentingnya proteksi yang bagus. Yang kedua terkait penambahan kuota untuk sektor formal. Karena yang ada memang masih dominan oleh informal,” kata Mukhtarudin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....