Ditjen Hubdat Luncurkan SUMBA untuk Perkuat Tata Kelola Angkutan Barang

  • 18 Sep 2026 11:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Ditjen Hubdat meluncurkan aplikasi SUMBA sebagai bagian dari aksi Bulan Keselamatan Transportasi dan transformasi digital sektor logistik
  • SUMBA mengintegrasikan data pengiriman secara real-time untuk mendukung pemantauan, pengawasan, evaluasi, dan penyusunan kebijakan angkutan barang
  • Bulan Keselamatan Transportasi mendorong keselamatan sebagai budaya bersama, melibatkan regulator, operator, dan masyarakat sebagai pengguna transportasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan meluncurkan aplikasi ‘SUMBA’ dalam rangka memperkuat keselamatan transportasi nasional. Aplikasi e-manifest Surat Muatan Barang tersebut menjadi bagian dari aksi ‘Bulan Keselamatan Transportasi 2026’.

Peluncuran SUMBA dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di Kantor Pusat Kementerian Perhubungan, Kamis, 17 September 2026. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut pencanangan Bulan Keselamatan Transportasi oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

"Keselamatan bukanlah sekadar indikator kinerja, melainkan fondasi mutlak dari seluruh ekosistem perhubungan. Kita terus mendorong agar pemenuhan standar operasional fasilitas dan prasarana transportasi tidak lagi bersifat reaktif melainkan preventif dan terkalibrasi secara presisi," ungkap Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan selaku Ketua Panitia Pusat Penyelenggara Harhubnas tahun 2026 pada kegiatan Peringatan Harhubnas di Kantor Pusat Kemenhub, Kamis, 17 September 2026.

Aan mengatakan ‘Bulan Keselamatan Transportasi’ diharapkan membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya keselamatan dalam seluruh aktivitas transportasi. Menurutnya, keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab regulator dan operator, tetapi juga masyarakat sebagai pengguna jasa.

Masyarakat berperan melalui kepatuhan terhadap aturan, kedisiplinan, kewaspadaan, serta kesadaran mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pemerintah berharap berbagai aspek tersebut dapat membentuk keselamatan sebagai budaya dalam kehidupan masyarakat.

"Pada hari ini juga bersamaan kami luncurkan e-manifest Surat Muatan Barang, langkah ini menandai transformasi digital sektor logistik kita. Dengan adanya sistem ini, bukan sekadar digitalisasi dokumen, melainkan upaya strategis untuk mengintegrasikan basis data pengiriman dengan jejaring data internal dan eksternal secara real-time," kata Aan.

Ia menjelaskan keterhubungan data melalui SUMBA dapat membantu pemerintah memperoleh informasi pengiriman yang lebih akurat. Data tersebut menjadi dasar untuk pemantauan, pengawasan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan angkutan barang secara lebih tepat sasaran.

"Ke depan, interkoneksi ini diharapkan mampu mendukung penataan pelaku usaha, kendaraan, muatan, dan pola pergerakan angkutan barang. Sekaligus mendorong peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan dan operasional," ujarnya.

Rangkaian peringatan ‘Hari Perhubungan Nasional 2026’ telah dilaksanakan sejak 10 September 2026 melalui sejumlah kegiatan sosial. Kegiatan tersebut meliputi pengabdian dosen kepada masyarakat, donor darah, serta gerakan bersih lingkungan kantor dan tempat ibadah.

Kementerian Perhubungan juga memberikan penghargaan kepada insan dan mitra transportasi yang berprestasi serta berdedikasi. Penghargaan diberikan dalam sejumlah kategori, termasuk pelopor keselamatan lalu lintas dan angkutan jalan serta Terminal dan UPPKB Berbasis Green and Smart.

"Kami mengapresiasi seluruh penerima penghargaan dan seluruh kinerja insan transportasi yang telah mengabdi tanpa lelah. Kami berharap kita semua terus semangat untuk terus memajukan transportasi Indonesia di masa depan," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....