Kemenhub Apresiasi Pengoperasian LRT Jakarta Lintas Kelapa Gading–Manggarai

  • 17 Sep 2026 14:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kemenhub mengapresiasi pengoperasian LRT Jakarta hingga Manggarai yang memperluas pilihan transportasi publik dan memperkuat integrasi antarmoda
  • LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun dan waktu perjalanan sekitar 28 menit
  • Pengembangan LRT Jakarta akan dilanjutkan menuju Dukuh Atas sepanjang sekitar dua kilometer, dengan pembangunan ditargetkan mulai 2027 dan beroperasi 2028

RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perhubungan mengapresiasi pengoperasian LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran layanan tersebut dinilai memperluas pilihan transportasi publik sekaligus memperkuat integrasi antarmoda di Jakarta.

“Kementerian Perhubungan mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beserta seluruh pihak yang telah bekerja bersama dalam menghadirkan LRT Jakarta hingga Manggarai. Kehadiran layanan ini bukan hanya menambah pilihan transportasi publik bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat integrasi antarmoda di Jakarta,” ujar Dudy dalam sambutannya di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Ia mengatakan pengembangan transportasi perkotaan perlu diarahkan pada terbentuknya jaringan angkutan umum yang saling terhubung. Integrasi tersebut diharapkan membuat perjalanan masyarakat semakin mudah, selamat, aman, nyaman, dan efisien.

“Masyarakat harus semakin mudah berpindah dari satu moda ke moda lainnya, dengan integrasi yang baik. Kita berharap penggunaan angkutan umum semakin meningkat dan ketergantungan terhadap kendaraan pribadi secara bertahap dapat berkurang,” katanya.

LRT Jakarta lintas Kelapa Gading–Manggarai memiliki panjang 12,2 kilometer dan menghubungkan 11 stasiun. Perjalanan dari Kelapa Gading menuju Manggarai dapat ditempuh dalam waktu sekitar 28 menit.

Sebelas stasiun tersebut meliputi Kelapa Gading, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, Velodrome, Rawamangun, Pramuka, Matraman, Proklamasi, hingga Manggarai. Sebelumnya, LRT Jakarta Fase 1A telah melayani enam stasiun dari Pegangsaan Dua hingga Velodrome.

Kehadiran layanan hingga Manggarai memperluas jangkauan LRT sekaligus memperkuat konektivitas transportasi publik Jakarta. Stasiun Manggarai juga memiliki peran strategis karena menjadi salah satu simpul utama transportasi perkotaan.

“Ini yang perlu terus kita dorong, karena transportasi publik yang baik bukan hanya soal membangun infrastruktur. Tetapi bagaimana setiap layanan dapat terhubung dan memberikan kemudahan perjalanan dari titik awal hingga tujuan akhir,” ucap Dudy.

Pengembangan jaringan LRT Jakarta akan dilanjutkan menuju Dukuh Atas sepanjang sekitar dua kilometer setelah lintas tersebut beroperasi. Pembangunan rute tersebut ditargetkan mulai 2027 dan dapat beroperasi pada 2028 mendatang.

Koneksi menuju Dukuh Atas akan memperkuat keterhubungan LRT Jakarta dengan MRT, KRL, TransJakarta, LRT Jabodebek, dan Kereta Bandara. Kawasan Dukuh Atas juga diarahkan menjadi salah satu simpul utama integrasi transportasi publik Jakarta.

Dudy menegaskan Kementerian Perhubungan akan terus mendukung pengembangan angkutan umum massal perkotaan. Dukungan tersebut mencakup upaya memastikan aspek keselamatan dan kelaikan operasional layanan perkeretaapian.

“Kami berharap LRT Jakarta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, semakin terintegrasi jaringan transportasi publik, semakin mudah masyarakat melakukan perjalanan. Pada akhirnya, transportasi publik yang selamat, aman, nyaman, andal, dan terintegrasi akan mendukung mobilitas sekaligus produktivitas masyarakat,” kata Dudy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....