Menhub Dudy: Harhubnas 2026 Jadi Momentum Evaluasi Pelayanan Transportasi
- 17 Sep 2026 14:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menhub Dudy menegaskan Harhubnas 2026 harus menjadi momentum evaluasi pelayanan dan pembaruan komitmen kepada masyarakat
- Keselamatan transportasi disebut sebagai tanggung jawab moral sekaligus harga diri seluruh Insan Perhubungan
- Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju” dan mendorong penguatan konektivitas
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan ‘Hari Perhubungan Nasional 2026’ harus menjadi momentum evaluasi pelayanan dan pembaruan komitmen kepada masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.
“Hari Perhubungan Nasional tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Tetapi harus menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan, sekaligus memperbarui komitmen kita kepada masyarakat,” kata Menhub Dudy saat memimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2026 di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis, 17 September 2026.
Menurutnya, peningkatan harapan masyarakat terhadap transportasi menuntut penguatan keselamatan, konektivitas antardaerah, serta sistem transportasi berkelanjutan. Ia mengatakan, pembangunan transportasi Indonesia membutuhkan komitmen berkelanjutan agar pelayanan publik semakin andal dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Ia juga menyampaikan keprihatinan terhadap berbagai musibah transportasi yang terjadi dalam beberapa waktu belakangan ini. Menurutnya, berbagai peristiwa tersebut mengingatkan seluruh Insan Perhubungan bahwa keselamatan merupakan hal yang sangat mendasar dalam transportasi.
“Pikiran dan hati kita juga diliputi keprihatinan atas berbagai musibah transportasi yang terjadi belakangan ini. Atas nama pribadi dan keluarga besar Kementerian Perhubungan, saya kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Menhub Dudy.
Dudy menegaskan keselamatan tidak boleh diperlakukan sebagai rutinitas administratif terhadap sistem transportasi yang telah dibangun dan diawasi. Menurutnya, keselamatan merupakan tanggung jawab moral sekaligus harga diri seluruh Insan Perhubungan dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Lebih dari itu, keselamatan adalah harga diri Insan Perhubungan,” ucapnya.
Ia menjelaskan lingkungan kerja Insan Perhubungan semakin kompleks sehingga keselamatan dan konektivitas harus tetap dijaga secara bersamaan. Ia meminta petugas berani menghentikan operasi ketika kondisi tidak aman serta segera mencari alternatif agar mobilitas masyarakat tetap berlangsung.
Menhub menekankan transportasi bukan sekadar persoalan kendaraan dan infrastruktur, tetapi juga konektivitas pusat produksi dengan permukiman masyarakat. Presiden Prabowo Subianto turut menekankan pentingnya konektivitas antara pusat produksi dan permukiman untuk mendukung efisiensi biaya logistik.
“Hari Perhubungan Nasional 2026 mengusung tema ‘Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju', Ini sejalan dengan tujuan utama transportasi. Yang dapat mempertemukan keluarga, membuka kesempatan kerja, membawa bahan pangan, menggerakkan industri, serta menghadirkan negara sampai ke wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil,” kata Dudy.
Dudy mengingatkan tugas Insan Perhubungan ke depan semakin berat dalam menjaga layanan keperintisan dan angkutan massal perkotaan. Selain itu, integrasi antarmoda serta perbaikan sistem logistik perlu terus dilakukan untuk mendukung kebutuhan transportasi masyarakat dan distribusi bantuan.
“Namun secanggih apapun teknologi, ujung dari pelayanan publik tetaplah manusia. Aplikasi, sistem pengawasan, serta infrastruktur terbaik pada akhirnya berpulang kepada integritas kita,” ucapnya.
Transformasi digital juga disebut membuat pengawasan sektor transportasi semakin transparan dan efektif dalam mendukung perjalanan serta kepatuhan. Menhub Dudy menilai kemajuan teknologi perlu diiringi integritas agar pelayanan publik tetap berorientasi pada manusia.
“Di momen ini, saya juga mengajak seluruh Insan Perhubungan untuk menjadikan bulan ini sebagai Bulan Keselamatan Transportasi. Mari jadikan bulan ini untuk membangun budaya keselamatan yang lebih kuat sepanjang tahun,” ujar Menhub Dudy.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....