Gempa Swarm di Selatan Bandung Didominasi Magnitudo Dua hingga Tiga

  • 17 Sep 2026 11:31 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Gempa swarm mengguncang selatan Kabupaten Bandung dengan magnitudo kecil dan puluhan getaran dirasakan sejak Rabu.
  • Pakar menjelaskan aktivitas seisimik tersebut tidak mengenai zona rawan seperti Sesar Lembang yang dapat mengarah pada gempa yang lebih besar.
  • Meski relatif kecil, aktivitas gempa tetap perlu diwaspadai.

RRI.CO.ID, Jakarta - Gempa bermagnitudo 2,7 mengguncang Wilayah selatan Kabupaten Bandung pada Kamis, 17 September 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat puluhan guncangan dirasakan sejak Rabu kemarin.

Pakar Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menjelaskan rangkaian gempa di wilayah tersebut termasuk dalam kategori gempa swarm. Menurutnya, swarm termasuk ke dalam kategori rangkaian gempa yang relatif kecil.

''Gempa swarm itu rangkaian gempa yang relatif kecil tanpa ada satu gempa utama dominan. Rata-rata magnitudonya hanya berada di 2, 3, atau 4," kata Daryono.

"Tapi yang terjadi di selatan Bandung ini belum sampai 4, ya. Hanya 3, saja kebanyakan," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat tidak mengkhawatirkan hubungan aktivitas seismik tersebut dengan zona patahan aktif seperti Sesar Lembang. Secara letak, gempa juga cenderung berada di zona Sesar Garut Selatan (Garsela).

"Jadi, letaknya ini lebih kepada zona sesar Garut Selatan, di Pangalengan. Kekuatan Dua koma atau tiga koma itu tidak akan bisa memindahkan stress-nya ke Sesar Lembang," kata Daryono.

Meski begitu masyarakat tetap diminta untuk waspada. Menurut Daryono, aktivitas gempa harus terus dipantau berdasarkan perkembangan secara keseluruhan.

"Bukan berdasarkan jumlahnya semata. Tapi betul-betul dipantau secara keseluruhan," ucapnya.

Daryono memastikan gempa swarm dapat mereda secara bertahap. "Gempa swarm ini memang kecil-kecil tapi frekuensinya banyak, tapi tidak selalu berarti mengarah pada gempa yang lebih besar," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....