Kementan Negosiasikan Ekspor Karkas Ayam ke Arab Saudi

  • 17 Sep 2026 03:44 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kementerian Pertanian (Kementan) menegosiasikan ekspor karkas ke Arab Saudi
  • Hal tersebut guna memenuhi kebutuhan jemaah umrah dan haji Tanah Air

RRI.CO.ID, Tangerang - Kementerian Pertanian (Kementan) sedang menegosiasikan ekspor karkas ayam ke Arab Saudi. Ekspor karkas tersebut tersebut antara lain untuk memenuhi kebutuhan jemaah umrah dan haji dari Tanah Air.

"Karkas" adalah bagian tubuh hewan ternak yang telah disembelih, dikuliti atau dicabuti bulunya, serta dibersihkan dari kepala, kaki dan jeroan. Karkas ini nantinya siap untuk diolah lebih lanjut menjadi lauk daging untuk disantap.

Hingga saat ini pembicaraan dengan pihak Arab Saudi masih menungggu kepastian soal pemrosesan karkas. "Kemarin yang sudah processing dari pihak Saudi Arabia tidak ada masalah," ujar Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan, Makmun.

Makmun berbicara di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Rabu 16 September 2026. Makmun menekankan bahwa ekspor daging ayam adalah dengan bentuk karkas ayam.

Ia mengatakan bahwa soal karkas ini masih menjadi negosiasi dengan pemerintah Arab Saudi. "Mudah-mudahan tahun depan ini sudah bisa masuklah, sehingga bisa meningkatkan nilai tambah kita," ucapnya.

Dirjen Hilirisasi itu mengatakan proses marinasinya karkas akan dilakukan di Indonesia. Setelah itu karkas baru dikirim ke Arab Saudi.

Proses marinasi adalah pemberian/ perendaman bumbu makanan dan pengolahan sehingga karkas siap untuk dimasak. "Di sana jemaah umrah dan haji bisa nikmati," kata Makmun.

Salah satu masalah kesehatan jemaah umrah dan haji dari Indonesia antara lain karena para jemaah kurang asupan makanan. Kurangya makan tersebut antara lain karena nafsu makan kurang, kuranya nafsu makan karena masakan tidak cocok dengan selera.

"Jadi bukan karena makanannya yang tidak enak, tapi tidak ketemu antara lidah kita dengan rasa masakan yang disediakan," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan swasembada protein hewan bagi 190 juta masyarakat Indonesia. di lain pihak ekspor ayam pada semester ditahun 2026 mengalami kenaikan 33 persen.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....