Kementan Ajak Adopsi Kemajuan Peternakan Dunia di ILDEX
- 16 Sep 2026 15:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak masyarakat untuk mengadopsi kemajuan teknologi peternakan dunia
- Kegiatan itu dikemas dalam acara ILDEX 2026 dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang ke-190
RRI.CO.ID, Tangerang - Kementerian Pertanian (Kementan) mengajak masyarakat untuk mengadopsi kemajuan teknologi peternakan dunia. Kegiatan itu dikemas dalam acara ILDEX 2026 dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang ke-190.
"Kita hari ini pembukaan acara ILDEX dalam rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan yang ke-190, di ILDEX 2026. Ini yang ke-8 dan rangkaian kegiatan ini ya pameran untuk kita melihat bagaimana perkembangan kemajuan dunia peternakan dan kesehatan hewan," ujar Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan, Makmun di ICE BSD, Tangerang, Rabu 16 September 2026.
Makmun mengatakan pihaknya berharap para peternak Tanah Air terus mengikuti dan mengadopsi teknologi-teknologi yang ada. Supaya produksinya bisa lebih efisien.
"Kemudian, dari efisiensi, bisa diharapkan lebih mendapatkan keuntungan yang lebih baik. Sehingga kesejahteraan para peternak dan pelaku usaha dibidang peternakan dan kesehatan hewan ini menjadi jauh lebih sejahtera," ucapnya.
Menurutnya, itulah yang menjadi harapan Presiden Prabowo Subianto. Karena, peternakan dan kesehatan hewan ini juga banyak di remote area.
"Jadi di desa-desa begitu dan itulah yang diharapkan bagaimana pembangunan itu juga bergerak dari desa. Kita berharap modernisasi peternakan dan kesehatan hewan ini terus bergerak maju begitu, sehingga tadi productivity-nya makin bagus, makin maksimal sesuai dengan genetik ternak yang ada," kata dia.
Makmun mencontohkan ayam genetik sesuai dengan genetik performa genetik yang ada. "Mudah-mudahan dengan sokongan teknologi, itu juga menjadi lebih baik," ujarnya.
Dia membeberkan peserta pameran di ILDEX 2026 ini selain dalam negeri juga datang dari 22 negara. Jumlah totalnya terdapat 193 peserta.
"Nah, kalau ini datang dari 22 negara dan ada 193 peserta. Ini kan artinya kita selenggarakan di ILDEX ini menunjukkan, ya Indonesia juga sangat diminati oleh berbagai negara," ucap Makmun.
"Baik mereka hadir untuk berinvestasi, sharing teknologi, begitu dan ini juga yang perlu kita replikasi, ya. Kita berharap para industri juga hadir disini untuk berinvestasi di Indonesia," tambahnya.
Makmun menegaskan pasar Indonesia cukup besar untuk food (makanan) terutama. Negara kitakan penduduknya ya 100 berapa, 190-an juta, ya, jadi itu bukan jumlah yang sedikit dan setiap orang pasti membutuhkan pangan," ujarnya.
Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan, Freddy menambahkan subsektor hortikultura yang diajak kolaborasi, ini yang perdana dalam kegiatan ILDEX. Ini akan menjadi lebih meriah.
"Kami banyak terima kasih, karena ini juga akan menjadi sarana diseminasi kemajuan-kemajuan teknologi di dalam bidang peternakan, kesehatan hewan dan juga hortikultura serta pertanian umumnya. Jadi kami sarankan masyarakat, pelaku usaha yang gemar berkebun, beternak, segera datang ke ILDEX, banyak sekali manfaatnya," kata Freddy.
Dia mengatakan ini menjadi semangat baru bila dibandingkan bekerja di pabrik, kenapa tidak buka usaha sendiri? Sini lah sumbernya.
"Jadi, ini salah satu wadah cara di mana semua pelaku usaha yang sudah terbukti maju, jadi masyarakat datang. Daripada satu per satu mereka mendatangi, ah ini lebih baik di sini," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....