Mitigasi Kekeringan Berhasil, Pemerintah Pastikan Pasokan Beras Aman
- 15 Sep 2026 22:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pasokan atau stok beras nasional mencapai 25-26 juta ton
- Pemerintah memastikan pasokan pangan Indonesia mencukupi hingga 10 bulan
- Pemerintah telah melakukan upaya mitigasi kekeringan sehingga pasokan pangan beras aman
RRI.CO.ID, Jakarta-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan pemerintah telah mengantisipasi kekeringan dan dampak El Nino terhadap pangan. Upaya mitigasi kekeringan atas arahan Presiden Prabowo Subianto sehingga pangan nasional tetap aman.
“Pangan kita aman khususnya beras ditengah krisis pangan, energi dan air dibelahan dunia bahkan ada El Nino ekstrem Godzilla. Kita antisipasi atas arahan Presiden Prabowo Subianto,” kata Menteri Amran dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 15 Agustus 2026.
Pemerintah telah mempersiapkan embung-embung, pompanisasi dan irigasi sehingga sawah tidak kekeringan. Pemerintah mengoptimalisasi pemanfaatan sawah dan rawa untuk meningkatkan produksi padi.
Menurut Mentan, upaya dari pemerintah telah membuahkan hasil dengan meningkatnya produksi beras. Ia menjelaskan standing crop atau tanaman padi yang masih ada di sawah dan siap dipanen mencapai sekitar 3,8 juta hektare.
Volume produksi padi pada standing crop mencapai 10 juta ton. Selanjutnya yang berada disektor rumah tangga, hotel, restoran dan kafe (horeka) 10 juta ton.
Adapun pasokan beras di gudang Bulog mencapai 5 juta ton. Dengan demikian total stok beras nasional 25-26 juta ton.
“Kebutuhan (konsumsi) 2,5-2,6 juta ton perbulan. Artinya cukup beras kita untuk 10 bulan ke depan,” ujarnya.
Selain swasembada beras, Indonesia berhasil mencatatkan sejarah dengan ekspor beras ke sejumlah negara seperti Malaysia. Capaian keberhasilan pangan Indonesia, tidak perlu menunggu empat tahun.
“Bukan saja aman tetapi kita ekspor ke Malaysia, beberapa negara lagi melalui Bulog akan ekspor dan ini sejarah baru untuk RI. Termasuk Palestina 10 ribu ton, ini satu kebanggan kita, itu perintah presiden,” katanya menegaskan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....