Menteri Ekraf Perkuat Ekosistem Peranti Lunak Nasional

  • 14 Sep 2026 20:55 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya resmi membuka Indonesia Application Summit (IN APPS) 2026 di ICE BSD, Tangerang
  • Forum internasional ini diselenggarakan untuk memperkuat ekosistem peranti lunak nasional

RRI.CO.ID, Tangerang - Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya resmi membuka Indonesia Application Summit (IN APPS) 2026 di ICE BSD, Tangerang. Forum internasional ini diselenggarakan untuk memperkuat ekosistem peranti lunak nasional.

Langkah tersebut sekaligus menegaskan peran subsektor aplikasi sebagai pilar baru pertumbuhan ekonomi digital dan ekonomi kreatif di Indonesia. Dalam pidato pembukaannya, Menteri Ekraf menekankan pentingnya integrasi industri aplikasi dalam rencana pembangunan nasional jangka panjang.

"Aplikasi telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari.Karena itu, ketika kita berbicara mengenai industri aplikasi, sesungguhnya kita sedang berbicara mengenai masa depan ekonomi digital Indonesia," ujar Riefky, Senin 14 September 2026.

Riefky menyatakan Presiden Prabowo Subianto telah menerbitkan Peraturan Presiden mengenai Rencana Induk Ekonomi Kreatif (RINDEKRA). Aturan ini menempatkan subsektor aplikasi sebagai salah satu prioritas utama dari 21 subsektor yang ada.

"Di dalam RINDEKRA ini tujuh diantaranya menjadi prioritas, termasuk subsektor aplikasi. Sektor ini sangat inklusif dan berkelanjutan karena 63 persen tenaga kerjanya berasal dari generasi muda (Gen Z dan milenial, Red)," kata dia.

Sementara, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Raffi Ahmad mengajak, generasi muda untuk mengambil peran sebagai pencipta teknologi.

Ia berharap anak muda tidak sekadar menjadi pengembang pasif di tengah maraknya adopsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). "Kita ingin anak-anak muda Indonesia naik kelas," ucapnya.

"Dari sekadar pengguna (users) menjadi pencipta (creators/founders). Kita butuh lebih banyak engineer, developer, dan creative entrepreneur lokal," tambah Raffi.

Gubernur Banten Andra Soni menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Banten sebagai tuan rumah IN APPS 2026. Ia mengapresiasi kontribusi kawasan teknologi di wilayahnya terhadap perekonomian daerah.

Andra Soni berharap acara ini menjadi penggerak lahirnya talenta digital yang membangun produk aplikasi bernilai ekonomi. "Kawasan BSD City hingga pertengahan 2026 ini telah merealisasikan investasi sebesar Rp 1,4 triliun dan menyerap lebih dari 1.700 tenaga kerja," kata Andra.

Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi mengatakan akselerasi adopsi aplikasi adalah kunci memperkuat ekosistem digital. Namun, inovasi harus berbasis pada standar keamanan.

"Keamanan bukanlah opsi, melainkan fondasi utama dan pembangun kepercayaan (trust builder. Red). Tanpa fondasi keamanan yang kuat, transformasi digital dapat runtuh," ujar Nugroho.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....