Menko PMK: Indonesia Emas Butuh Generasi Beriman dan Berakhlak

  • 14 Sep 2026 12:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Indonesia Emas memerlukan generasi yang beriman, berilmu, berakhlak, dan mampu menghadapi perkembangan zaman menurut Menko PMK Pratikno.
  • Generasi harus menguasai teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai moral, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.
  • Menko PMK melihat MTQ Nasional bukan hanya ajang perlombaan tetapi juga wadah untuk mempererat silaturahmi antardaerah dan memperkokoh persatuan bangsa.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan Indonesia Emas membutuhkan generasi beriman, berilmu, berakhlak, serta mampu menghadapi perkembangan zaman. Menurutnya, generasi tersebut harus menguasai teknologi tanpa meninggalkan nilai moral, kejujuran, dan kepedulian terhadap sesama.

Pratikno menyebut MTQ Nasional bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antardaerah. Menurutnya, perbedaan daerah, bahasa, dan tradisi harus menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan bangsa.

“Bapak, Ibu, Saudara datang membawa nama daerah. Namun, Bapak, Ibu Saudara hadir dalam satu rumah besar bernama Indonesia. Perbedaan daerah, bahasa, tradisi, dan gaya membaca Al-Qur’an adalah kekayaan bangsa,” kata Pratikno dalam ketengan kepada RRI.co.id di Jakarta, Senin, 14 September 2026.

Pratikno mengatakan perbedaan antardaerah harus menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan dan memperkokoh persatuan Indonesia. Ia menilai keberagaman menjadi modal penting dalam menjaga keharmonisan serta memperkuat persatuan bangsa.

“Mari kita jadikan MTQ ini sebagai ruang silaturahmi nasional. Ruang untuk saling mengenal. Ruang untuk saling menghargai. Ruang untuk memperkuat persatuan Indonesia,” ucap Pratikno menegaskan.

Pratikno menilai tema MTQ Nasional XXXI sejalan dengan upaya pemerintah membangun sumber daya manusia berkualitas menuju Indonesia Emas. Menurutnya, nilai Al-Qur’an penting menjadi landasan dalam membentuk generasi beriman, berilmu, berakhlak, dan berkeadaban.

“Indonesia Emas membutuhkan manusia yang beriman dan berilmu. Indonesia Emas membutuhkan manusia yang jujur, adil, disiplin, kreatif, dan peduli pada sesama,” katanya.

Pratikno mengatakan generasi Indonesia harus mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak. Menurutnya, kemajuan teknologi harus diimbangi karakter kuat agar generasi muda tetap berintegritas.

“Indonesia Emas membutuhkan generasi yang maju dalam teknologi. Tetapi tetap kuat dalam akhlak,” ujarnya.

Pratikno berharap MTQ dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus mengembangkan talenta keagamaan generasi muda. Ia mengingatkan agar nilai-nilai Al-Qur’an tidak berhenti pada perlombaan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Marilah kita membaca Al-Qur’an dengan hati. Memahami dengan akal. Menghayati dengan jiwa. Dan menghadirkan nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata,” ujar Pratikno mengungkapkan.

Diketahui, MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 resmi dibuka Pratikno yang mewakili Presiden Prabowo Subianto. Pembukaan ditandai dengan pemukulan bedug bersama jajaran pejabat yang hadir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....