Brimob Jateng Salurkan 485 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
- 13 Sep 2026 07:34 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Brimob Jateng menyalurkan 485.000 liter air bersih kepada 2.950 warga terdampak kekeringan.
- Distribusi dilakukan pada 5 dan 11 September 2026 di sepuluh wilayah Jawa Tengah.
- Penyaluran melibatkan Brimob, Bhayangkari, komunitas, serta berbagai armada pendukung pengangkutan air.
RRI.CO.ID, Jakarta – Satuan Brimob Polda Jawa Tengah menyalurkan 485.000 liter air bersih kepada 2.950 warga terdampak kekeringan. Bantuan tersebut didistribusikan serentak pada 5 dan 11 September 2026 di sejumlah wilayah Jawa Tengah.
Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri. Penyaluran dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang menghadapi dampak kekeringan.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran air bersih ini merupakan wujud nyata kepedulian Brimob kepada warga terdampak kekeringan,” katanya dikutip dari keterangan tertulis, Jakarta, Minggu, 13 September 2026.
Pendistribusian melibatkan Staf Satbrimob Polda Jateng bersama Batalyon A, B, C, dan D Pelopor. Bhayangkari serta Komunitas Kicau Mania Daerah Jawa Tengah turut terlibat membantu penyaluran kepada masyarakat.
Bantuan menjangkau Kota Semarang, Kabupaten Pati, Kabupaten Semarang, Kabupaten Pekalongan, serta Kabupaten Sukoharjo. Distribusi juga dilakukan di Sragen, Boyolali, Purworejo, Banyumas, hingga Kabupaten Cilacap.
Pada 5 September, Brimob menyalurkan 240.000 liter air bersih kepada sekitar 1.400 warga. Penyaluran berikutnya pada 11 September mencapai 245.000 liter dan membantu sekitar 1.550 warga.
Berbagai sarana dikerahkan untuk mempercepat distribusi air bersih menuju daerah yang membutuhkan bantuan. Armada tersebut meliputi mobil water treatment, water canon, serta truk tangki berkapasitas 5.000 hingga 7.000 liter.
Personel terlebih dahulu mengikuti apel persiapan di masing-masing markas sebelum bergerak menuju lokasi pendistribusian. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dapat disalurkan tepat sasaran kepada warga terdampak.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat. Sinergi Polri, Bhayangkari, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian penting menghadapi dampak kekeringan,” ujarnya.
Brimob Polda Jawa Tengah terus mengoptimalkan dukungan kemanusiaan selama kebutuhan air bersih masih dirasakan masyarakat. Kehadiran personel diharapkan membantu warga sekaligus memperkuat sinergi menghadapi dampak musim kering.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....