MIND ID Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis Hilang di Selat Sunda

  • 12 Sep 2026 01:11 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Insan pers dan MIND ID menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang di Selat Sunda pada hari keempat pencarian.
  • Sosialisasi MediaMIND 2026 di Universitas Indonesia diawali dengan aksi solidaritas dan penghormatan terhadap dedikasi jurnalis.
  • Batas pengumpulan karya ajang MediaMIND 2026 kategori jurnalis dibuka hingga 17 September 2026.

RRI.CO.ID, Depok - Insan pers bersama keluarga besar MIND ID menggelar doa bersama untuk lima jurnalis hilang di perairan Selat Sunda. Momen mengheningkan cipta dilaksanakan saat pembukaan sosialisasi MediaMIND 2026 di Universitas Indonesia pada Jumat, 11 September 2026.

Pencarian lima jurnalis bersama awak kapal memasuki hari keempat operasi SAR di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Lima jurnalis tersebut adalah M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firman Daus, dan Donal Husni.

Department Head Corporate Communications MIND ID Pratiwa Dyatmika menyampaikan rasa kepedulian serta solidaritas mendalam bagi para korban. “Hari ini kami bersama rekan-rekan jurnalis dan mahasiswa mengawali kegiatan dengan mengheningkan cipta dan memanjatkan doa,"kata Pratiwa dihadapan RRI.co.id di Depok Jumat, 11 September 2026.

"Di tengah semangat berbagi gagasan dan pengetahuan dalam MediaMIND. Kami juga ingin menunjukkan kepedulian dan solidaritas kepada rekan-rekan jurnalis yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian,”

Mind ID For Indonesia and the World (Foto: RRI.co.id/Danang Sundoro)

Pratiwa mengutarakan penghormatan tinggi terhadap dedikasi insan pers yang kerap bertaruh nyawa saat bertugas di lapangan. Doa bersama dipanjatkan agar operasi penyisiran oleh Tim SAR gabungan dapat segera membuahkan hasil terbaik.

“Kami memahami bahwa kerja jurnalistik sering kali menuntut keberanian dan dedikasi yang tinggi. Karena itu, MIND ID menaruh penghormatan yang besar kepada para jurnalis yang terus menjalankan tugasnya untuk menghadirkan informasi bagi publik," ujarnya.

"Doa kami menyertai proses pencarian yang sedang berlangsung dan keluarga yang saat ini menantikan kabar baik. Harapan besarnya mereka diketemukan dengan kondisi apapun," ujar Pratiwa.

Acara kompetisi karya jurnalistik MediaMIND 2026 kali ini mengusung tema "Dari Bumi Untuk Kedaulatan Negeri". Enam subtema dihadirkan mencakup isu ekonomi, green mining, hilirisasi, kontribusi sosial, hingga inovasi industri pertambangan nasional.

Penjelasan mengenai kompetisi karya jurnalistik MediaMIND 2026 kali ini mengusung tema "Dari Bumi Untuk Kedaulatan Negeri", (Foto: RRI.co.id/ Danang Sundoro)

Ajang tahunan tersebut menyediakan kategori kompetisi bagi kalangan jurnalis, umum, akademisi, serta para pengamat industri pertambangan. Karya tulis yang dilombakan merupakan publikasi resmi periode 15 September 2025 hingga 17 September 2026.

Batas akhir pengiriman karya kategori jurnalis ditetapkan hingga 17 September 2026 melalui kanal pendaftaran resmi. Kategori umum serta akademisi dibuka lebih panjang hingga batas penutupan pada 25 Oktober 2026.

Informasi lengkap mengenai kategori lomba, ketentuan, dan pendaftaran dapat diakses melalui : https://bit.ly/mediaMIND2026-daftar

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....