Amran Cek Penyaluran Bantuan Beras di Banggai

  • 11 Sep 2026 23:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman mengecek langsung penyaluran bantuan pangan beras di Kabupaten Banggai
  • Desa Tirta Sari mendapat alokasi bantuan untuk 88 Penerima Bantuan Pangan
  • Setiap penerima memperoleh 30 kilogram beras untuk periode Juli hingga September 2026
  • Sulawesi Tengah mendapat alokasi bantuan pangan untuk 405.404 penerima dengan total 12.162 ton beras
  • Pemerintah menyiapkan tambahan pasokan beras untuk memperkuat stok Sulawesi Tengah

RRI.CO.ID, Banggai - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman mengecek langsung penyaluran bantuan pangan beras di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan diterima penerima yang berhak dengan jumlah sesuai ketentuan.

Amran menyambangi masyarakat penerima bantuan pangan di Kantor Desa Tirta Sari, Kabupaten Banggai, Kamis, 10 September 2026. Ia mengatakan pemerintah ingin memastikan bantuan Presiden tersebut benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan.

“Ini bantuan dari Bapak Presiden. Membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan,” ujar Amran.

Di Desa Tirta Sari, bantuan pangan dialokasikan kepada 88 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Total bantuan mencapai 2.640 kilogram beras untuk periode Juli hingga September 2026.

Setiap penerima mendapatkan alokasi 10 kilogram beras per bulan atau total 30 kilogram selama tiga bulan. Penyaluran tersebut merupakan bagian dari alokasi bantuan pangan di Kecamatan Toili.

Di Kecamatan Toili, bantuan menyasar 2.053 PBP dengan total pagu 61.590 kilogram beras. Sementara itu, Kabupaten Banggai mendapatkan alokasi untuk 38.892 PBP dengan total 1.167 ton beras.

Secara keseluruhan, Sulawesi Tengah mendapatkan alokasi bantuan pangan beras untuk 405.404 PBP. Total pagu mencapai 12.162 ton beras dengan alokasi 30 kilogram bagi setiap penerima selama tiga bulan.

Realisasi penyaluran bantuan pangan beras di Sulawesi Tengah hingga saat ini mencapai 51,61 persen. Pemerintah terus mengawal penyaluran agar bantuan dapat diterima masyarakat sesuai sasaran.

Selain penyaluran bantuan, pemerintah menjaga kecukupan stok beras di Sulawesi Tengah. Stok beras yang dikelola Bulog di wilayah tersebut saat ini mencapai 13.604 ton.

Pemerintah berencana menambah pasokan 5.000 ton dari Sulawesi Selatan dan 3.000 ton dari Sulawesi Tenggara. Dengan tambahan tersebut, stok beras Sulawesi Tengah diproyeksikan mencapai sekitar 21.604 ton.

Amran mengatakan kecukupan stok harus diimbangi dengan distribusi yang berjalan lancar. Hal tersebut diperlukan agar berbagai intervensi pangan pemerintah dapat berlangsung secara berkelanjutan.

“Stok pangan harus selalu kita jaga, sekaligus distribusinya kita pastikan berjalan dengan baik,” ucap Amran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....