Mentan Beri Hand Tractor kepada Petani Tanpa Lahan di Banggai
- 11 Sep 2026 23:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Mentan Andi Amran Sulaiman memberikan hand tractor kepada petani Banggai yang tidak memiliki lahan sawah
- Bantuan diberikan untuk membuka peluang usaha jasa pengolahan lahan bagi petani penerima
- Petani dapat menyewakan hand tractor kepada petani lain dengan biaya terjangkau
- Bantuan diserahkan saat kunjungan kerja dan panen raya padi di Kecamatan Sentral Sari
- Panen raya berlangsung di areal 3.700 hektare dengan produktivitas rata-rata 6,4 ton per hektare
RRI.CO.ID, Banggai - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman memberikan hand tractor kepada petani yang tidak memiliki lahan sawah di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Bantuan tersebut diberikan agar petani dapat memperoleh pendapatan melalui usaha jasa pengolahan lahan.
Bantuan diserahkan Amran saat kunjungan kerja sekaligus menghadiri panen raya padi di Kecamatan Sentral Sari, Kamis 10 September 2026. Panen raya berlangsung di areal seluas 3.700 hektare dengan produktivitas rata-rata mencapai 6,4 ton per hektare.
Pemberian hand tractor bermula saat Amran berdialog dengan seorang petani yang mengaku tidak memiliki lahan sendiri. Amran kemudian meminta jajarannya menyiapkan satu unit hand tractor untuk petani tersebut.
“Saya tanya. Keberatan enggak kalau saya bantu?” ujar Amran.
Amran menegaskan bantuan tersebut ditujukan untuk membuka peluang ekonomi bagi petani yang membutuhkan. Hand tractor dapat digunakan untuk mengolah lahan milik petani lain dengan skema jasa yang terjangkau.
“Traktor itu nanti, itu punyamu. Bukan yang punya sawah. Pakai, sewakan, jangan mahal. Hasilnya ambil,” ucapnya.
Menurut Amran, kepemilikan alsintan dapat menjadi salah satu cara membuka peluang usaha bagi petani tanpa lahan. Petani penerima dapat menjalankan jasa pengolahan lahan sekaligus membantu kebutuhan petani lain di sekitarnya.
Amran mengatakan bantuan tersebut diharapkan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat tani. Penggunaan hand tractor dengan biaya terjangkau juga dapat membantu petani lain dalam mengolah lahannya.
Amran menegaskan keberpihakan kepada petani harus diwujudkan melalui tindakan nyata, terutama bagi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi. Menurutnya, pemerintah harus merespons kebutuhan petani dengan memberikan dukungan yang benar-benar dapat dimanfaatkan.
“Kalau ada yang berteriak, itu tugas kita sebagai pembantu. Karena dia adalah saudara kita, membutuhkan uluran tangan,” kata Amran.
Pemberian hand tractor tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas manfaat bantuan pertanian kepada petani. Amran menegaskan berbagai persoalan petani harus direspons melalui tindakan nyata di lapangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....