Pussenarmed Dorong Modernisasi Alutsista, Komisi I DPR Tindaklanjuti Masukan
- 11 Sep 2026 15:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menyebut masukan Pussenarmed akan ditindaklanjuti bersama Menteri Pertahanan dan pimpinan TNI.
- Danpussenarmed Mayjen TNI Budi Eko Mulyono mendorong modernisasi Alutsista untuk memperkuat kesiapan pertahanan Indonesia.
- Pussenarmed mendorong pembangunan pusat kendali tembak terpadu serta penguatan SDM untuk mengoperasikan dan memelihara Alutsista.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Akbarshah Fikarno Laksono menyebut masukan Pussenarmed akan ditindaklanjuti bersama Menteri Pertahanan dan pimpinan TNI. Masukan tersebut diperoleh saat Komisi I DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik (Kunspek) ke Pussenarmed di Cimahi, Jawa Barat.
Dave menjelaskan kunjungan tersebut dilakukan untuk mendengarkan kondisi objektif Pussenarmed dan ancaman yang dihadapi negara. Komisi I DPR RI juga menggali langkah Pussenarmed dalam memitigasi ancaman dengan kondisi yang tersedia.
“Kita mendengar masukan tentang kondisi Pussenarmed itu sendiri, baik itu ancaman yang dihadapi oleh negara. Dan bagaimana Pussenarmed ini melakukan mitigasi akan ancaman tersebut dengan kondisi yang ada,” ujar Dave dalam keterangannya, Kamis, 10 September 2026.
Dave memaparkan berbagai temuan dan aspirasi Pussenarmed akan menjadi bahan pembahasan bersama Menteri Pertahanan, Panglima TNI, dan Kepala Staf. Pembahasan itu mencakup kondisi Pussenarmed dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, mitigasi ancaman ke depan, serta cara mengatasi kondisi dan kebutuhan tersebut.
“Tentu ini menjadi masukan dan akan kita bahas dengan Menhan beserta Panglima TNI dengan Kepala Staf. Tentang kondisi yang sekarang dialami oleh Pussenarmed dalam melaksanakan tugas-tugas fungsinya,” kata Dave.
Sementara itu, Danpussenarmed Mayjen TNI Budi Eko Mulyono menyambut baik kedatangan Tim Kunspek Komisi I DPR RI. Ia menyampaikan kondisi nyata kesiapan Alutsista yang tergelar di berbagai penjuru tanah air, baik kelompok meriam maupun roket.
“Kehadiran dari Tim Komisi I ini sungguh kami bersyukur karena bisa menyampaikan langsung bagaimana kondisi nyata di lapangan. Sehingga dengan kehadiran beliau harapan kami bisa mendorong modernisasi Alutsista,” ujar Mayjen TNI Budi Eko Mulyono.
Budi menekankan pentingnya penguatan integrasi dan kualitas sumber daya manusia agar Alutsista yang dimiliki dapat beroperasi secara optimal. Ia menyebut SDM yang memadai diperlukan untuk mengawaki dan memelihara Alutsista dengan baik.
“Harapan ke depan untuk meng-cover wilayah seluruh Indonesia itu tidak bisa dikerjakan oleh satu matra. Tetapi harus dikerjakan bersama-sama sehingga pembangunan pusat kendali tembak terpadu untuk TNI dan nasional itu sangat diperlukan,” kata Budi.
Budi menyampaikan penguatan pertahanan untuk mencakup seluruh wilayah Indonesia tidak dapat dilakukan oleh satu matra. Ia juga menyebut pembangunan pusat kendali tembak terpadu untuk TNI dan nasional diperlukan untuk mendukung kebutuhan tersebut.
Selain integrasi, Budi menyoroti kebutuhan sumber daya manusia yang memadai untuk mengawaki dan memelihara Alutsista. Ia mengingatkan kualitas SDM menjadi bagian penting agar Alutsista dapat digunakan dan dipelihara dengan baik.
Rangkaian masukan dan temuan lapangan tersebut menjadi pijakan Komisi I DPR RI dalam menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran. Hal itu dilakukan untuk mendukung penguatan pertahanan darat yang tangguh, adaptif, dan relevan dengan dinamika pertempuran modern.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....