Idrus Marham Nilai Prabowo Konsisten Jaga Persatuan di tengah Perbedaan Politik
- 11 Sep 2026 00:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dinilai mampu menyatukan berbagai perbedaan kekuatan politik demi menjaga persatuan bangsa. Penilaian tersebut disampaikan untuk menanggapi pesan terkait pentingnya merawat persahabatan antarpartai politik di Indonesia.
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sebelumnya mengingatkan seluruh kekuatan politik agar menjaga persahabatan. Perbedaan warna politik dalam iklim demokrasi Indonesia harus disikapi secara bijak oleh semua pihak.
Wakil Ketua Umum Partai Golongan Karya Idrus Marham memaparkan pengalaman langsung mengenai sosok kepemimpinan Prabowo. Tokoh politik senior tersebut pernah menjabat sebagai Ketua Koalisi Merah Putih pada Pilpres 2014.
“Saya mempelajari betul bagaimana Pak Prabowo sebagai seorang pemimpin. Oleh karena itu, beliau adalah pemimpin yang sangat konsisten,” kata Idrus saat ditemui di Jakarta, Kamis, 10 September 2026.
Idrus menegaskan bahwa konsistensi kepemimpinan kepala negara telah terlihat nyata sejak penetapan hasil pemilu. Pidato awal presiden terpilih pada 2024 silam sangat menekankan pentingnya kesadaran berbangsa serta berideologi.
“Pak Prabowo langsung mengingatkan ketika itu bahwa Indonesia ini adalah rumah besar kita. Dasar untuk merawat rumah besar ini adalah nilai-nilai ideologi dan falsafah Pancasila,” ujarnya.
Ia menilai semangat kebangsaan tersebut langsung diwujudkan melalui serangkaian safari politik bersama para tokoh. Presiden merangkul seluruh pimpinan partai politik yang sempat menjadi rival dalam kontestasi pemilihan presiden.
“Pak Prabowo melakukan safari politik, mengajak kepada partai-partai yang pada tahun 2024 menjadi kompetitornya. Sebutlah misal mengunjungi Pak Surya Paloh, mengunjungi Muhaimin, mengunjungi Ibu Megawati, dan partai-partai lain diajak, ‘Ayo masuk bareng-bareng,” ucap Idrus.
Idrus memandang seluruh elemen bangsa wajib merawat Indonesia secara bersama tanpa memandang posisi politik. Kompetisi politik nasional tetap diperbolehkan berlangsung secara dinamis asalkan tidak pernah berubah menjadi permusuhan.
Agus Harimurti Yudhoyono menegaskan bahwa persaingan politik tidak boleh merusak rasa saling menghormati antarsesama. Pemerintah diyakini akan berdiri dengan sangat kokoh melalui serapan aspirasi nyata dari seluruh masyarakat.
“Kami percaya pemerintah akan semakin kuat jika mendapatkan dukungan rakyat. Terlebih yang menjaga dialog dan terus mendengarkan aspirasi masyarakat,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....