PU Hadirkan Lapangan Sepak Bola Standar Internasional di 25 Sekolah Rakyat
- 10 Sep 2026 11:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU menyediakan 25 lapangan sepak bola berstandar internasional di Sekolah Rakyat sebagai dukungan Haornas ke-43.
- Fasilitas olahraga dirancang untuk mendukung pola hidup sehat, sportivitas, disiplin, dan pengembangan karakter siswa.
- Kementerian PU telah membangun 93 Sekolah Rakyat Tahap II dengan sarana prasarana pendukung di berbagai wilayah Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta - Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 menjadi momentum bagi Kementerian PU untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola berstandar internasional di 25 Sekolah Rakyat.
Fasilitas olahraga tersebut dirancang untuk mendukung pola hidup sehat sekaligus menumbuhkan sportivitas, disiplin, karakter, dan potensi siswa. Kementerian PU telah membangun 93 Sekolah Rakyat Tahap II di berbagai wilayah Indonesia dengan sarana prasarana pendukung.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 32 sekolah dilengkapi lapangan sepak bola dengan fasilitas pendukung sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. Sebanyak 25 sekolah memiliki lapangan sepak bola dan jogging track, sedangkan tujuh sekolah lainnya tanpa jogging track.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memuliakan anak-anak dari keluarga prasejahtera. Menurutnya program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut diharapkan menjadi salah satu kunci untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.
“Dari Sabang sampai Merauke, mereka selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa sekolah, bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan. Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama,” kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Kamis, 10 September 2026.
Kementerian PU merancang lapangan tersebut dengan memperhatikan parameter teknis lapangan sepak bola internasional. Parameter itu meliputi dimensi lapangan, sistem drainase, kualitas permukaan, serta fasilitas pendukung aktivitas olahraga siswa.
Lapangan sepak bola memiliki ukuran 105 meter kali 68 meter mengacu pada standar Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA). Di sekeliling lapangan tersedia jogging track berlapis karet dengan lebar sesuai standar internasional.
Fasilitas tersebut dapat digunakan siswa untuk berlari, latihan kebugaran, hingga berbagai kegiatan ekstrakurikuler olahraga. Untuk menjaga kualitas permukaan, lapangan dilengkapi sistem drainase berlapis agar air dapat mengalir dengan baik.
Sementara permukaan lapangan menggunakan rumput Zoysia matrella yang dirancang nyaman dan aman bagi aktivitas olahraga siswa. Pemilihan material tersebut menjadi bagian upaya menghadirkan fasilitas olahraga berkualitas dan dapat digunakan secara berkelanjutan.
Fasilitas lapangan sepak bola tersebut di antaranya terdapat di Sekolah Rakyat Jawa Timur IV Banyuwangi. Lapangan serupa juga terdapat di Sekolah Rakyat Jawa Timur III Kediri dan Kabupaten Banjarbaru.
Selain itu, Kalimantan Selatan turut menjadi wilayah penerima fasilitas olahraga melalui pembangunan lapangan di Sekolah Rakyat setempat. Kehadiran fasilitas olahraga tersebut diharapkan membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mengembangkan potensi olahraga siswa.
Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilakukan secara permanen pada lahan seluas lima hingga sepuluh hektare. Setiap kawasan tersebut dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu tingkat SD, SMP, dan SMA dengan berbagai fasilitas.
Fasilitas tersebut mencakup ruang kelas berbasis teknologi, laboratorium keterampilan, perpustakaan, dan pusat pembelajaran digital. Selain itu, tersedia asrama siswa dan guru, kantin sehat, klinik, ruang ekstrakurikuler, serta ruang terbuka hijau.
Lapangan olahraga menjadi salah satu fasilitas penunjang dalam mendukung aktivitas siswa di lingkungan Sekolah Rakyat. Pembangunan fasilitas tersebut menjadi bagian dukungan infrastruktur terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan terpadu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....