Tragedi Gempa NTT, Korban Meninggal Capai 135 Orang, Ini Rincian Data BNPB
- 10 Sep 2026 08:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sampai Kamis, 10 September 2026, BNPB mencatat, sebanyak 135 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.
- Rincian data BNPB menunjukkan, 48 korban meninggal dunia merupakan dampak langsung dari gempa. Sementara itu, sebanyak 87 orang lainnya meninggal dunia akibat dampak tidak langsung dari bencana.
- Dengan rincian 26.089 rumah masuk kategori rusak berat, 22.505 rumah rusak sedang. Dan 50.392 rumah rusak ringan
RRI.CO.ID, Jakarta - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali bertambah. BNPB mencatat, sebanyak 135 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut hingga Kamis, 10 September 2026.
Rincian data BNPB menunjukkan, 48 korban meninggal dunia merupakan dampak langsung dari gempa. Sementara itu, sebanyak 87 orang lainnya meninggal dunia akibat dampak tidak langsung dari bencana.
"Sebanyak 48 orang meninggal dunia akibat dampak langsung. 87 orang meninggal dunia akibat dampak tidak langsung," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangan resminya, di Jakarta, Kamis, 10 September 2026.
Selain korban meninggal, ia menjelaskan, gempa NTT tersebut juga menyebabkan ribuan warga mengalami luka-luka. BNPB melaporkan, sebanyak 1.762 orang terluka, sedangkan 60.572 warga harus mengungsi ke sejumlah lokasi yang lebih aman.
Dampak gempa NTT tersebut, kata Berton, juga terlihat dari besarnya kerusakan pada bangunan tempat tinggal masyarakat. Sebanyak 98.986 rumah warga, dilaporkan mengalami kerusakan.
"Dengan rincian 26.089 rumah masuk kategori rusak berat, 22.505 rumah rusak sedang. Dan 50.392 rumah rusak ringan," ucap Berton.
Tidak hanya itu, Berton menegaskan, kerusakan akibat gempa M7,7 NTT turut terjadi pada berbagai fasilitas publik. BNPB mencatat, 712 fasilitas pendidikan, 620 tempat ibadah, dan 157 fasilitas kesehatan terdampak bencana.
"Sebanyak 663 unit kantor terdampak, 175 titik jalan rusak. Dan 47 fasilitas irigasi terdampak," ujar BNPB.
Data BNPB tersebut, menggambarkan luasnya dampak gempa terhadap permukiman sekaligus infrastruktur penunjang aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. Sampai hari Kamis ini, jumlah gempa bumi susulan di NTT juga dikabarkan tembus 14 ribu lebih.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....