Presiden Bisiki Kapolri Naikkan Pangkat Polisi Pelatih Atlet: Kita Jangan Pelit

  • 10 Sep 2026 07:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menaikkan pangkat polisi yang berprestasi sebagai pelatih atlet.
  • Presiden menekankan bahwa apresiasi terhadap insan olahraga tidak hanya diberikan kepada atlet pemenang medali, tetapi juga kepada para pelatih.
  • Presiden meminta penghargaan diberikan kepada anggota Polri yang telah berjuang dan berkontribusi untuk kemajuan bangsa melalui bidang olahraga.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengaku sempat membisiki Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo agar menaikkan pangkat polisi yang berprestasi sebagai pelatih atlet. Presiden meminta penghargaan diberikan kepada anggota Polri yang telah berjuang dan berkontribusi untuk bangsa.

Presiden mengatakan apresiasi terhadap insan olahraga tidak hanya diberikan kepada atlet peraih medali. Tetapi juga kepada para pelatih yang turut berperan dalam mengantarkan atlet meraih prestasi.

Ia mencontohkan seorang anggota Polri berpangkat AKBP yang menjadi pelatih atlet. Presiden mengaku telah menyampaikan langsung kepada Kapolri agar memberikan kenaikan pangkat kepada anggota tersebut.

"Ya ada yang, 'Pak, saya sudah sekian tahun belum naik pangkat', termasuk pelatih-pelatih. Ada polisi yang itu AKBP, itu saya bisikin Kapolri, 'naikin pangkat lah, kita jangan pelit, kalau baik kita beri penghormatan'," ujar Presiden Prabowo saat melepas kontingen Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Presiden mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk negara terhadap orang-orang yang telah memberikan kontribusi dan berjuang membawa nama Indonesia. Presiden kemudian mengungkit pepatah yang pernah ia dengar ketika masih berdinas di TNI.

"Kalau orang Indonesia kan ada pepatah, saya nggak tahu sekarang, tapi dulu di tentara. Kalau kita berbuat baik, komandan suka lupa, kalau kita berbuat kesalahan komandan, nggak lupa-lupa," katanya.

Presiden menegaskan ingin mengubah pola tersebut. Presiden memastikan kebaikan dan prestasi anggota yang telah mengabdi kepada bangsa mendapatkan penghargaan.

"Jadi kalau kesalahan diingat kalau kebaikan suka dilupa. Ini kita ubah, kita yang kebaikan kita hargai," ujar Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga melepas 432 atlet Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Presiden meminta seluruh atlet memberikan kemampuan terbaik dan menunjukkan bahwa anak-anak Indonesia memiliki semangat juang serta tidak mudah menyerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....