MPSI Dorong Penguatan Identitas Masyarakat Adat Wanam
- 09 Sep 2026 21:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Yayasan Merah Pusaka Stratejik Indonesia (MPSI) mendorong penguatan identitas masyarakat adat Wanam melalui pendokumentasian sejarah dan silsilah marga. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap menghormati kewenangan serta keputusan masyarakat adat.
Direktur Eksekutif MPSI, Noor Azhari, mengatakan pendampingan dilakukan melalui riset, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat adat. Pendekatan tersebut diarahkan agar masyarakat semakin berdaya dan mandiri.
“Kami ingin masyarakat adat memiliki kekuatan menentukan masa depannya sendiri. Pendampingan harus menghormati kewenangan dan keputusan masyarakat adat,” ujar Noor dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, 9 September 2026.
Menurutnya, pencatatan sejarah kampung dan silsilah marga penting untuk menjaga identitas masyarakat adat. Namun, pendataan perlu dilakukan hati-hati dan melibatkan marga serta tokoh adat.
Noor menjelaskan setiap marga memiliki sejarah, garis keturunan, dan pengetahuan internal yang berbeda. Karena itu, penelusuran silsilah dinilai lebih tepat dilakukan berdasarkan masing-masing marga.
Pendekatan tersebut diharapkan menjaga ketepatan informasi dan mencegah tercampurnya riwayat antarmarga. Proses pendataan juga dapat meminimalkan perbedaan penafsiran mengenai hubungan keluarga dan keturunan.
Dalam pembahasan sejarah lisan, perkembangan masyarakat Wanam disebut bermula dari kelompok-kelompok keluarga. Perkembangan tersebut kemudian membentuk garis keturunan yang terus bercabang pada generasi berikutnya.
“Sejarah yang terdokumentasi dengan baik menjadi bekal generasi muda memahami identitas mereka. Proses pendataan harus melibatkan masyarakat yang memahami sejarah,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....