Meta Bekali UMKM dengan AI untuk Tembus Pasar Global

  • 09 Sep 2026 21:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Meta mendorong UMKM Indonesia menembus pasar internasional dengan keterampilan digital.
  • Program ini merupakan bagian dari Small Business Growth Academy yang diluncurkan Meta di kawasan Asia Pasifik dengan Indonesia sebagai negara pertama.
  • Pelatihan mencakup keterampilan kecerdasan artifisial dan pemasaran digital untuk mendukung pertumbuhan dan ekspansi usaha kecil ke pasar global.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Meta Indonesia Berni Moestafa mendorong UMKM Indonesia menembus pasar global dengan mengoptimalkan kecerdasan artifisial (AI). Upaya tersebut dilakukan melalui program Gapai Pasar Global dengan AI yang membekali pelaku usaha dengan keterampilan AI dan pemasaran digital.

Program Gapai Pasar Global dengan AI merupakan bagian dari Small Business Growth Academy (SBGA) yang diluncurkan Meta di kawasan Asia Pasifik. Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang mendapatkan program tersebut untuk membekali usaha kecil dengan keterampilan yang mendukung pertumbuhan usaha.

“Program Gapai Pasar Global dengan AI adalah bagian dari Small Business Growth Academy, yakni sebuah program yang kita luncurkan di Asia Pasifik. Bersama Kementerian Perdagangan dan ukmindonesia.id, program ini mendukung 200 pelaku UKM di Batam, Bandung, dan Jakarta,” ujar Berni dalam Pembukaan Pelatihan Gapai Pasar Global dengan AI bersama META di Kantor Kemendag, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Program itu juga sejalan dengan prioritas Kementerian Perdagangan untuk memperluas dan mendiversifikasi pasar ekspor nasional. Materi kegiatan turut mencakup kesiapan ekspor yang disampaikan oleh Atase Perdagangan.

Berni mengungkapkan, keterbatasan discoverability atau kemudahan produk ditemukan masih menjadi tantangan yang konsisten bagi UMKM. Ia menilai kualitas produk UKM Indonesia bukan persoalan utama, tetapi eksposur produk masih terbatas, terutama di luar negeri.

“Dari perjalanan kami di dua kota sebelumnya, satu tantangan konsisten yang kami temukan adalah discoverability. Kami tidak ragu dengan kualitas produk UKM Indonesia, namun sayangnya yang menjadi kendala adalah exposure-nya masih terbatas, terutama di luar negeri,” kata Berni.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Meta memperkenalkan solusi AI melalui Advantage+ bagi pelaku UKM. Solusi tersebut dapat mendukung strategi pemasaran, pengembangan konten visual, penulisan copywriting, hingga penerjemahan caption ke bahasa negara tujuan.

“Melalui Advantage+ dapat mendukung UKM dalam menentukan strategi pemasaran, pengembangan konten visual, hingga membantu penulisan copywriting. Dan solusi selanjutnya adalah Meta Business Agent yang dapat menjadi asisten UKM untuk merespons calon pembeli 24 jam selama 7 hari,” ucap Berni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....