Presiden Ceritakan Kisah Atlet Cedera Tetap Bertanding demi Kehormatan Bangsa

  • 09 Sep 2026 21:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto menceritakan perjuangan seorang atlet Indonesia yang tetap bertanding meski mengalami cedera serius.
  • Presiden mengatakan atlet tersebut mengalami patah tulang rusuk beberapa hari sebelum pertandingan cabang olahraga berkuda nomor eventing pada ajang sebelumnya.
  • Meski dalam kondisi cedera, atlet itu menolak digantikan dan tetap memilih bertanding.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menceritakan perjuangan seorang atlet Indonesia yang tetap bertanding meski mengalami cedera serius. Kisah tersebut disampaikan Presiden untuk memotivasi kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Presiden mengatakan atlet tersebut mengalami patah tulang rusuk beberapa hari sebelum pertandingan cabang olahraga berkuda nomor eventing pada ajang sebelumnya. Meski dalam kondisi cedera, atlet itu menolak digantikan dan tetap memilih bertanding.

Dalam pertandingan, atlet tersebut harus menahan tubuhnya dengan satu tangan karena cedera yang dialaminya. Namun, ia tetap menyelesaikan pertandingan hingga membawa Indonesia meraih medali.

"Orang ini tidak mau memilih jalan yang aman atau jalan yang enak. Dia mikir kehormatan bangsa dan negaranya," ujar Presiden Prabowo saat melepas kontingen Indonesia menuju Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Istana Negara, Jakarta, Rabu, 9 September 2026.

Presiden menyebut atlet tersebut juga merupakan anggota TNI Angkatan Darat. Atas perjuangannya membela Indonesia dalam kondisi cedera, Presiden kemudian meminta pimpinan TNI memberikan kenaikan pangkat kepada atlet tersebut.

"Saya perintahkan Panglima TNI, Kasad, saya bilang naikkan pangkatnya. Dari sersan jadi perwira," kata Presiden.

Perjuangan seperti itu, kata Presiden, merupakan contoh nyata semangat pantang menyerah yang harus dimiliki para atlet Indonesia. Ia pun mengingatkan para atlet yang akan berlaga di Asian Games 2026 agar tidak mudah menyerah dan terus berjuang memberikan kemampuan terbaik.

"Latihan, latihan, latihan," ujar Presiden. Kepala Negara mengatakan menjadi bagian dari kontingen Indonesia merupakan kehormatan besar karena tidak semua orang mendapatkan kesempatan itu.

Sebanyak 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ajang olahraga empat tahunan ini akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....