DPP PKS Gelar Dialog Tujuh Benua Bahas Diplomasi Indonesia soal Palestina
- 08 Sep 2026 09:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Dialog Tujuh Benua untuk membahas diplomasi Indonesia dalam isu Palestina.
- Forum bertema "Diplomasi Bebas Aktif Indonesia dalam Dinamika Isu Palestina" tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu, 29 Agustus 2026.
- Dialog diselenggarakan Badan Diplomasi dan Pembinaan Luar Negeri DPP PKS di tengah berlanjutnya persoalan kemanusiaan di Palestina, khususnya Jalur Gaza.
RRI.CO.ID, Jakarta - DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Dialog Tujuh Benua untuk membahas diplomasi Indonesia dalam isu Palestina. Forum bertema "Diplomasi Bebas Aktif Indonesia dalam Dinamika Isu Palestina" tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Dialog diselenggarakan Badan Diplomasi dan Pembinaan Luar Negeri DPP PKS di tengah berlanjutnya persoalan kemanusiaan di Palestina, khususnya Jalur Gaza. Forum tersebut membahas langkah diplomatik Indonesia untuk mendorong penghentian kekerasan, pemulihan kemanusiaan, dan kemerdekaan Palestina.
PKS menilai prinsip politik luar negeri bebas aktif perlu diterjemahkan ke dalam langkah diplomatik yang konkret. Upaya tersebut diarahkan untuk mendukung perdamaian yang efektif, adil, inklusif, serta melindungi masyarakat sipil.
Salah satu isu yang dibahas adalah keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace atau BoP. Keterlibatan tersebut ditandai dengan penandatanganan piagam oleh Presiden RI pada Januari 2026 dan partisipasi Indonesia dalam pertemuan perdana pada Februari 2026.
Peran Indonesia dalam BoP akan dikaji dari perspektif politik luar negeri bebas aktif dan hukum internasional. Pembahasan juga mempertimbangkan prinsip solusi dua negara, kepentingan rakyat Palestina, serta amanat Pembukaan UUD 1945.
Forum tersebut juga mengaitkan momentum 81 tahun Kemerdekaan Indonesia dengan perjuangan bangsa Palestina. Kemerdekaan Indonesia dinilai membawa amanat moral untuk ikut mendorong penghapusan penjajahan dan terciptanya perdamaian dunia.
Dialog diawali sambutan Ketua Badan Diplomasi dan Pembinaan Luar Negeri DPP PKS Muhammad Arfian. Forum menghadirkan Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen DPR RI Syahrul Aidi Maazat dan akademisi Hubungan Internasional Universitas Indonesia Shofwan Al Banna Choiruzzad.
Diskusi dimoderatori R. Agoeng Wibowo dengan Tholhah sebagai pembawa acara. Kegiatan diikuti pengurus DPP PKS, Ketua DPW PKS se-Indonesia, PIP PKS di luar negeri, serta anggota dan simpatisan PKS dari berbagai negara.
Dialog Tujuh Benua diarahkan untuk menganalisis pelaksanaan prinsip diplomasi bebas aktif Indonesia dalam dinamika global. Forum juga membahas konsistensi dukungan diplomatik Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dan perkembangan respons masyarakat internasional.
PKS berharap forum tersebut menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret, adaptif, dan dapat ditindaklanjuti. Dialog juga diharapkan memperkuat pemahaman publik mengenai posisi diplomatik Indonesia dalam isu Palestina.
Melalui forum tersebut, DPP PKS menegaskan komitmennya menghadirkan ruang dialog yang berbasis pengetahuan dan berorientasi pada solusi. Pembahasan mengenai Palestina diharapkan dapat memperkuat ikhtiar diplomatik Indonesia dalam mendorong keadilan dan kemerdekaan Palestina.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....