Wakapolri Ajak Keluarga Besar Polri Doakan Keselamatan Bangsa dari Bencana
- 08 Sep 2026 20:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakapolri mengajak keluarga besar Polri berdoa untuk keselamatan bangsa dan masyarakat terdampak bencana.
- Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum meneladani kejujuran, keadilan, dan kepedulian Rasulullah SAW.
- Doa turut dipanjatkan untuk personel Polri serta keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh Indonesia.
RRI.CO.ID, Jakarta – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengajak keluarga besar Polri mendoakan keselamatan Indonesia dari berbagai bencana. Ajakan tersebut disampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mabes Polri, Selasa, 8 September 2026.
Doa bersama juga dipanjatkan untuk masyarakat terdampak bencana dan seluruh personel Polri yang bertugas di lapangan. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al-Ikhlas, Mabes Polri, dalam peringatan Maulid Nabi 1448 Hijriah.
Dedi mengatakan doa tersebut ditujukan bagi masyarakat yang tengah menghadapi ujian bencana di berbagai daerah. “Semoga Allah SWT melimpahkan kesabaran dan kemudahan dalam masa pemulihan,” ujarnya saat peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mabes Polri, Selasa, 8 September 2026.
Doa juga dipanjatkan bagi masyarakat yang kehilangan rumah dan harta benda akibat bencana. Mereka diharapkan memperoleh kesabaran, ketabahan, serta rezeki lebih baik selama menjalani masa pemulihan.
Sementara itu, korban meninggal dunia didoakan memperoleh ampunan, rahmat, dan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Doa tersebut juga memohon agar mereka dimuliakan sebagai syuhada atas musibah yang dialami.
KH Taufiqurrahman, S.Q. hadir sebagai penceramah sekaligus memimpin doa bersama dalam kegiatan tersebut. Dalam tausiyahnya, ia menyinggung erupsi gunung api dan mengajak jamaah memohon perlindungan bagi masyarakat terdampak.
Dedi juga mendoakan seluruh personel Polri yang terus memberikan pelayanan kepada masyarakat di tengah berbagai situasi sulit. “Semoga setiap dedikasi dan keikhlasan tugas rekan-rekan sekalian dicatat sebagai ladang amal dan selalu dalam lindungan-Nya,” katanya.
Menurut Dedi, Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW. Peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan maupun pengabdian.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan. Melainkan kesempatan berharga untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW,” ucapnya.
Dedi mengatakan sejarah mencatat Rasulullah sebagai sosok jujur hingga mendapat gelar Al-Amin atau orang terpercaya. Keteladanan tersebut juga terlihat melalui sikap adil dan kepedulian terhadap masyarakat lemah serta
tertindas.
Nilai kejujuran, keadilan, dan kepedulian Rasulullah dinilai penting bagi anggota Polri ketika menjalankan tugas pelayanan. Nilai tersebut menjadi pedoman menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dedi juga mengajak seluruh insan Bhayangkara memperbanyak shalawat serta memuliakan nama Nabi Muhammad SAW. Keteladanan Rasulullah diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun ketika menjalankan tugas kepolisian.
“Semoga kita senantiasa menyebut nama Nabi Muhammad SAW, bershalawat kepada beliau. Serta mampu meneladani akhlaknya dalam kehidupan dan pengabdian,” ujarnya.
Menutup sambutannya, Dedi kembali mengajak seluruh hadirin mendoakan keselamatan masyarakat dan anggota Polri. Doa juga dipanjatkan agar Indonesia senantiasa dijauhkan dari berbagai bencana dan marabahaya.
“Semoga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Indonesia senantiasa terjaga dengan aman dan kondusif,” katanya. Harapan tersebut turut diarahkan untuk mendukung langkah bangsa menuju cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....