Penerbangan Batal, Penumpang Berharap Refund Segera Cair
- 07 Sep 2026 11:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sejumlah masyarakat, terutama para penumpang pesawat terbang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengeluhkan, lamanya waktu proses refund (pengembalian uang).
- Dalam proses 'refund', akibat penerbangan dibatalkan karena terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, memakan waktu 7-14 hari kerja.
- Jadi katanya petugas, kalau mau apa tunggu 2 hari lagi. Tapi kalau mau refund berarti uangnya dikembalikan 14 hari,
RRI.CO.ID, Jakarta - Sejumlah masyarakat, terutama para penumpang pesawat terbang di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, mengeluhkan, lamanya waktu proses refund (pengembalian uang). Dalam proses 'refund', akibat penerbangan dibatalkan karena terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, memakan waktu 7-14 hari kerja.
Ami salah satu seorang penumpang Maskapai Lions Air mengaku, mengeluhkan lamanya waktu refund tersebut. Jika dicairkan lebih cepat, ia mengaku, ingin mencari transportasi lainnya untuk bisa pulang ke Ternate, Maluku Utara (Malut).
"Jadi katanya petugas, kalau mau apa tunggu 2 hari lagi. Tapi kalau mau refund berarti uangnya dikembalikan 14 hari," kata Ami kepada RRI.CO.ID saat ditemui Terminal 1 Bandara Soetta, di Tangerang, Banten, Senin, 7 September 2026.
Ia mengaku, hilang arah dan belum tahu akan 'standby' di Bandara Soetta atau memilih numpang menginap di rumah saudara di Jakarta. "Ya, kalau bisa sih secepat mungkin (refund-nya)," ucap Ami.
Di Jakarta, Ami mengungkapkan, dirinya ke Ibu Kota dalam rangka silaturahmi dengan saudaranya. "Pengennya sih cepat-cepat pulang, karena kalau bolak-balik bisa habis uang banyak," ujar Ami.
Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta menyampaikan, permohonan maaf atas penghentian sementara operasional penerbangan. Kebijakan darurat akibat erupsi Gunung Anak Krakatau tersebut diperpanjang hingga Senin pukul 08.59 WIB.
Calon penumpang diimbau untuk memeriksa status penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum menuju bandara. Dampak sebaran abu vulkanik tersebut memicu gangguan perjalanan bagi 119.215 orang penumpang di terminal.
Penutupan operasional sementara berimbas langsung pada akumulasi 923 penerbangan domestik internasional serta kargo angkutan. Penanganan layanan pengguna jasa penerbangan terus dimaksimalkan demi menjaga kenyamanan calon penumpang yang tertahan.
Assistant Deputy Communication and Legal PT Angkasa Pura Indonesia Cabang Bandara Soekarno-Hatta Yudistiawan memaparkan permohonan maaf manajemen. Keterangan pers tertulis mengenai imbauan operasional disiarkan di Jakarta pada Senin, 7 September 2026.
"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau, Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan penghentian operasional penerbangan sampai pukul 08.59 WIB," kata Yudistiawan.
Yudistiawan menekankan pentingnya calon penumpang memantau pembaruan jadwal agar tidak terjadi penumpukan berlebih di bandara. Pengguna jasa penerbangan dapat memanfaat fasilitascontact centerInJourney Airports 172 untuk konsultasi informasi.
| Baca juga: Bandara Soetta Aktifkan 'Service Recovery' |
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan," ujar Yudistiawan.
Yudistiawan menjabarkan total 671 rute penerbangan domestik yang terdampak oleh penutupan sementara operasional penerbangan. Layanan penerbangan internasional mencatatkan 232 jadwal terdampak serta 20 penerbangan kargo yang terhenti.
"Jumlah tersebut terdiri dari 671 penerbangan domestik, 232 penerbangan internasional, dan 20 penerbangan kargo," ucap Yudistiawan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....