Kubah Lava Baru Terbentuk, PVMBG Ingatkan Radius Bahaya Anak Krakatau Tetap
- 05 Sep 2026 15:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Pertumbuhan tubuh Gunung Anak Krakatau masih relatif kecil dan belum berpotensi runtuh hingga memicu tsunami.
- PVMBG terus memantau aktivitas dan perubahan morfologi gunung, termasuk pembentukan kembali kubah lava setelah erupsi sebelumnya.
- Status Gunung Anak Krakatau tetap Level III (Siaga) dengan radius rekomendasi tiga kilometer, tanpa perubahan akibat aktivitas terbaru.
RRI.CO.ID, Jakarta – Gunung Anak Krakatau saat ini masih membentuk kubah lava baru setelah mengalami runtuhan tubuh gunung. Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Rita Susilawati mengatakan, perkembangan tubuh gunung masih relatif kecil.
“Gunung Anak Krakatau saat ini masih membentuk kubah lava baru. Pertumbuhan tubuhnya masih relatif kecil,” kata Rita dalam konferensi pers secara daring, Sabtu, 5 September 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut belum menunjukkan potensi keruntuhan dalam skala besar yang dapat memicu tsunami. PVMBG juga terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik dan perubahan morfologi tubuh Gunung Anak Krakatau.
Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan pembentukan tubuh gunung setelah runtuhan yang terjadi pada 2020. Rita meminta masyarakat tetap tenang dan tidak khawatir terhadap proses pertumbuhan Gunung Anak Krakatau saat ini.
Meski demikian, masyarakat dan pengunjung tetap diminta mematuhi rekomendasi keselamatan yang berlaku. Status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga dengan radius rekomendasi tiga kilometer.
Masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius tersebut demi menghindari potensi bahaya dari aktivitas vulkanik. "Kami terus memantau perkembangan aktivitas dan perubahan morfologi tubuh Anak Krakatau,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....