BNPB-Kemenhut Perkuat Pasukan Darat Tangani Karhutla Kalbar

  • 05 Sep 2026 12:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Kalimantan Barat Pemerintah mengandalkan kekuatan pasukan darat sebagai tumpuan utama dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. Strategi ini dinilai penting, terutama untuk menghadapi kebakaran yang terjadi di kawasan lahan gambut.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, mengatakan penanganan karhutla di Kalbar dilakukan melalui operasi darat dan udara. Namun, berdasarkan hasil penanganan di lapangan, pasukan darat memiliki peran besar dalam memadamkan kebakaran.

Dari estimasi 802,17 hektare lahan yang terbakar. Dan satgas Darat telah berhasil memadamkan api di area seluas 429,90 hektare.

“Satgas Darat berhasil memadamkan area yang luas. Sisa kebakaran hari ini, kalau tidak ada kejadian baru, sebetulnya itu sudah bisa selesai,” ujar Suharyanto, Sabtu, 4 September 2026.

Menurut Suharyanto, karakteristik lahan gambut menjadi salah satu tantangan utama dalam penanganan karhutla. Api di lahan gambut tidak selalu dapat ditangani secara optimal hanya dengan operasi udara atau water bombing.

Karena itu, kekuatan pasukan darat tetap menjadi tumpuan utama untuk memastikan api dapat dipadamkan hingga ke sumbernya. “Sehingga tetap tumpuannya adalah di Satgas Darat untuk operasi penanganan karhutla ini,” katanya.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan pasukan darat menjadi salah satu kekuatan paling efektif dalam penanganan karhutla di Kalbar. Ia meminta pengerahan personel dan peralatan dilakukan berdasarkan pemetaan yang lebih rinci.

Pemetaan tersebut, menurutnya, perlu mempertimbangkan jumlah titik panas, kebutuhan personel, serta ketersediaan peralatan di setiap daerah. Ketapang dan Kubu Raya menjadi contoh wilayah yang perlu mendapat perhatian berdasarkan kondisi di lapangan.

“Apakah kurang orangnya, apakah alatnya kurang di sana. Kalau orangnya ternyata lebih, berarti kita pindahkan ke tempat lain yang memang masih kurang,” ujarnya.

Raja Juli menegaskan operasi darat akan terus diperkuat dan dijalankan bersamaan dengan upaya lain. Seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....