Karhutla Meluas di Lima Pegunungan Jatim, BNPB Tutup Aktivitas Pendakian
- 05 Sep 2026 06:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di lima kawasan pegunungan di Jawa Timur.
- Kondisi tersebut mendorong penutupan sementara sejumlah jalur pendakian dan kawasan wisata gunung demi keselamatan pengunjung.
- Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah menutup jalur pendakian Gunung Semeru sejak 26 Agustus 2026.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas di lima kawasan pegunungan di Jawa Timur. Kondisi tersebut mendorong penutupan sementara sejumlah jalur pendakian dan kawasan wisata gunung demi keselamatan pengunjung.
Demikian disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Jumat 4 September 2026. Berdasarkan pemantauan hingga Jumat siang, titik api terdeteksi di Gunung Semeru, Gunung Wilis, Gunung Ungup-Ungup, Gunung Arjuno Welirang, dan Bukit Sariwani.
"Tim gabungan dari BPBD, TNBTS, Tahura, Perhutani, TNI/Polri, Manggala Agni, dan relawan terus melakukan penanganan darat pada titik api yang masih terjangkau," kata Berton. Karhutla terluas terjadi di kawasan Gunung Semeru yang telah berlangsung sejak 26 Agustus 2026.
Kebakaran tercatat menghanguskan sekitar 1.888,91 hektare lahan, mulai dari Ranukembang, Desa Ranupane, jalur pendakian Pos 1, hingga kawasan barat Ranu Kumbolo. Upaya pemadaman dari udara menggunakan helikopter PK-DAP milik Pemprov Jawa Timur untuk sementara terhenti akibat kendala sistem kelistrikan dan kerusakan bucket.
Kondisi tersebut membuat petugas mengalihkan penanganan dengan pemadaman manual serta pembuatan sekat bakar. Upaya dilakukan di tengah medan pegunungan yang terjal.
Sementara itu, karhutla di Gunung Ungup-Ungup, Banyuwangi, meluas hingga wilayah Bondowoso dengan luas area terbakar mencapai sekitar 20 hektare. Kondisi tersebut mendorong penutupan sementara Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen mulai Jumat (4/9).
Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) telah menutup jalur pendakian Gunung Semeru sejak 26 Agustus 2026.
Di kawasan Gunung Wilis, karhutla menghanguskan sekitar 16 hektare vegetasi di wilayah Nganjuk dan Kediri.
Sementara itu, penanganan kepulan asap di lereng Gunung Arjuno Welirang dan Bukit Sariwani, Probolinggo, terkendala kondisi medan dengan kemiringan tebing yang terjal. BNPB mengimbau masyarakat dan wisatawan mematuhi penutupan sementara kawasan wisata gunung.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan yang dapat memicu meluasnya kebakaran. "Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila melihat titik api atau kepulan asap di kawasan hutan kepada petugas terdekat agar dapat ditangani sedini mungkin," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....