Kemenhub Kirim 7,9 Ton Bantuan Gempa NTT via KM Tidar
- 30 Agt 2026 10:25 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kemenhub mengirim 768 dus bantuan seberat sekitar 7,9 ton ke NTT melalui KM Tidar.
- Bantuan akan didistribusikan melalui Maumere, Labuan Bajo, Kupang, dan Larantuka.
- Jalur laut dipilih untuk memperbesar kapasitas dan memperluas jangkauan distribusi bantuan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Perhubungan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur. Sebanyak 768 dus bantuan dengan berat sekitar 7,9 ton diberangkatkan melalui jalur laut menggunakan KM Tidar.
Bantuan dikirim dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju wilayah terdampak gempa di NTT pada Sabtu, 29 Agustus 2026.
Sekjen Kemenhub, Arif Toha mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan keluarga besar Kementerian Perhubungan. "Bantuan melibatkan seluruh pegawai yang dilaksanakan mulai tanggal 15 sampai dengan 22 Agustus 2026,” ujar Arif Toha.
Bantuan meliputi kebutuhan pokok, makanan siap saji, selimut, tikar, serta kebutuhan pendukung lainnya. Sebagian bantuan sebelumnya telah disalurkan melalui Pos Pendukung Logistik Nasional BNPB di Halim Perdanakusuma.
| Baca juga: BNPB Catat 89.618 Rumah Rusak Pascagempa NTT |
KM Tidar membawa bantuan menuju NTT dengan Pelabuhan Maumere sebagai salah satu tujuan. Selanjutnya, bantuan akan didistribusikan ke sejumlah wilayah, antara lain Maumere, Labuan Bajo, Kupang, dan Larantuka.
Penggunaan jalur laut memungkinkan pengiriman bantuan dalam jumlah lebih besar. Jalur tersebut juga memperluas jangkauan distribusi logistik ke sejumlah wilayah terdampak di NTT.
Perjalanan KM Tidar menuju NTT diperkirakan memerlukan waktu sekitar dua hari. Kemenhub juga terus mendukung layanan transportasi untuk mobilisasi dan distribusi logistik dengan mengutamakan keselamatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....