Kolaborasi Kemkomdigi-OJK, Perkuat Backbone Ekosistem Keuangan Digital
- 29 Agt 2026 07:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menyebut kolaborasi Kemkomdigi dengan OJK merupakan langkah strategis dalam mengembangkan inovasi kecerdasan buatan di sektor keuangan.
- Kerja sama Kemkomdigi dan OJK mencakup penyelarasan prinsip tata kelola AI, pengembangan talenta, serta pengujian inovasi melalui sandbox lintas sektor.
- Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa inovasi AI di sektor keuangan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria menyebut, kolaborasi Kemkomdigi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merupakan langkah strategis. Hal itu diungkapkannya, dalam acara OJK Digination Day 2026, di Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2026.
Nezar mengatakan kolaborasi ini, untuk memastikan inovasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sektor keuangan, memberikan manfaat bagi masyarakat. Kerja sama itu, dapat mencakup penyelarasan prinsip tata kelola AI, pengembangan talenta, serta pengujian inovasi melalui sandbox lintas sektor.
Sehingga Wamenkomdigi menilai, kolaborasi tersebut dapat menjadi backbone (tulang punggung) dalam sektor ekonomi digital. Sebab dalam pemanfaatan AI di sektor tersebut, mampu menghasilkan inovasi, dan tetap memastikan keamanannya.
"Kolaborasi antara Komdigi dan OJK inilah yang akan menjadi tulang punggung ekosistem keuangan digital yang inovatif sekaligus aman," kata Nezar dalam keterangan resmi, yang diterima RRI.co.id, Jakarta, Jumat, 28 Agustus2026.
Lebih lanjut Nezar mengatakan bahwa pemerintah, tengah menyiapkan tata kelola sebelum penggunaan AI berkembang lebih luas. Hal ini untuk mengatur batas kewenangan AI, mekanisme pengawasan, akuntabilitas keputusan, hingga mitigasi risiko interaksi AI dengan sistem AI lainnya.
Nezar juga menyebut, Kemkomdigi telah memiliki Surat Edaran (SE) Menkominfo Nomor 9 tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial. Selain itu diungkapkannya, pemerintah tengah menyiapkan Peta Jalan dan Panduan Etika AI, sebagai acuan tata kelola AI Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....