Penanganan Karhutla di Riau, Menhut: Api Dipadamkan, Dampak Sosial Ditangani

  • 28 Agt 2026 17:56 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Kehutanan Raja Antoni melakukan pengecekkan langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.
  • Peninjauan dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026, dengan melibatkan Kapolda Riau, Plt Gubernur Riau, dan Pangdam XIX/TT.
  • Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan Riau.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melakukan pengecekkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Pengecekkan dilakukan di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, Jumat, 28 Agustus 2026.

Dalam peninjauan tersebut Menhut Raja Antoni turun ke lapangan bersama sejumlah pejabat daerah terkait. Diantaranya Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan, Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto, dan Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Dalam kesempatan itu, Menhut menegaskan penanganan karhutla di Riau dilakukan secara menyeluruh. Selain pemadaman, pemerintah juga menangani dampak sosial dan kesehatan yang dirasakan masyarakat.

“Jadi memang penanganan Karhutla ini harus komprehensif. Di front line tentu adalah proses pemadaman yang dilakukan oleh TNI-Polri, Manggala Agni, Kementerian Kehutanan, BPBD, BNPB," kata Raja Antoni usai melakukan pengeccekan.

"Tapi dampak sosial akibat Karhutla itu juga diatasi,” ujarnya. Menhut Raja menyebut, penanganan dampak sosial dilakukan melalui sejumlah layanan bagi masyarakat terdampak.

“Ada klinik kesehatan, ngecek kesehatan masyarakat. Ada juga tadi ada trauma healing bagi adik-adik yang mungkin proses trauma dengan kejadian ini," ucapnya.

"Tadi juga ada klinik khusus untuk pemberian oksigen,” ujarnya. Menurut Menhut, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci penanganan karhutla di Riau.

Dia mengapresiasi kerja bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, BNPB, dan Manggala Agni Kementerian Kehutanan. “Jadi sekali lagi, Riau saya kira menjadi contoh yang baik ya, bahwa tidak hanya pemadamannya, tetapi juga dampak sosial kesehatan juga ditangani,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....