Kejar Awan Hujan Malam, Menhut Raja Antoni Minta Bandara Berau Tetap Buka

  • 26 Agt 2026 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memimpin rakor penanganan karhutla di pos tim terpadu Labanan Berau, Kalimantan Timur dengan melibatkan kepala bandara melalui daring.
  • Menhut meminta Bandara Kalimarau Berau tetap beroperasi pada malam hari jika terdapat potensi awan hujan untuk memastikan keberlangsungan operasi sortie penerbangan.
  • Koordinasi intensif antara Kementerian Kehutanan dan Bandara Kalimarau Berau dilakukan untuk mengoptimalkan respons penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Timur.

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memimpin rakor penanganan karhutla di pos tim terpadu Labanan Berau, Kalimantan Timur. Dalam rapat tersebut hadir Kepala Bandara Kalimarau Berau Patah Atabri melalui daring.

Pada rakor tersebut, Menhut meminta Bandara Kalimarau Berau tetap dibuka pada malam hari jika terdapat potensi awan hujan. Permintaan itu disampaikan agar sortie penerbangan dapat tetap dilakukan hingga selesai.

Menhut Raja Antoni meminta operasional bandara menyesuaikan dengan potensi awan hujan yang muncul pada malam hari. “Kalau potensi awan hujannya di malam hari, bandara mohon tetap dibuka ya Pak, sampai sorti selesai ya Pak,” kata Raja Antoni, Rabu, 26 Agustus 2026.

“Jangan sampai ditutup bandaranya Pak kalau potensinya malam. Kalau siang ya alhamdulillah, tapi kalau malam mohon ya Pak,” ujar Raja Antoni.

Menanggapi hal ini, Patah Atabri memastikan pihaknya siap memberikan dukungan penuh untuk operasional BNPB. Dia juga menyebut Bandara Kalimarau telah memberikan tambahan jam operasi selama dua malam terakhir.

“Siap Pak Menteri. Kami sudah dua malam ini membantu, memberikan waktu tambahan jam operasi Bapak, sampai jam 11 malam Bapak,” kata Patah.

Menhut menegaskan, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menanggulangi karhutla. Baik dengan BNPB, BMKG, BPBD, TNI Polri, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, Masyarakat Perduli Api dan pihak lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....