Kepala BPS Ajak Masyarakat untuk Berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- 28 Agt 2026 21:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengajak masyarakat aktif berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi 2026
- BPS menjamin kerahasiaan data masyarakat dan menegaskan pendataan tersebut tidak berkaitan dengan perpajakan
- Masyarakat dapat mengisi data secara mandiri melalui kuesioner daring yang tautannya tersedia melalui petugas sensus
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengajak masyarakat berpartisipasi dalam Sensus Ekonomi untuk mendukung pendataan nasional. Ia meminta warga mengingatkan kerabat, keluarga, tetangga, dan rekan yang belum mengikuti kegiatan pendataan tersebut.
Amalia menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir karena BPS menjaga kerahasiaan seluruh data yang diberikan. Ia juga menegaskan data dalam Sensus Ekonomi tidak memiliki kaitan dengan kepentingan perpajakan masyarakat.
“Jangan lupa menghimbau kepada kerabat, keluarga, tetangga, rekan, untuk yang belum disensus, untuk bisa dapat berpartisipasi dalam sensus. Jangan khawatir, data akan kami jaga kerahasiaannya, dan juga kami jamin ini tidak ada kaitannya dengan perpajakan,” ucap Amalia usai mendampingi pendataan Sensus Ekonomi 2026 kepada Ketua MPR Ahmad Muzani di Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurut Amalia, masyarakat dapat berpartisipasi dengan mengisi kuesioner secara mandiri melalui fasilitas daring yang disediakan BPS. Tautan kuesioner daring tersebut dapat diminta kepada petugas sensus yang datang melakukan pendataan kepada masyarakat.
“Untuk masyarakat yang memang ingin mengisi secara mandiri. Kami juga sudah siapkan kuesioner online dengan link-nya nanti bisa dimintakan kepada para petugas yang datang,” kata Amalia.
Sementara itu, Ketua MPR RI Ahmad Muzani berharap sensus ekonomi dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan berbasis data. Ia menilai pendataan tersebut penting agar negara mengetahui aktivitas ekonomi masyarakat secara akurat dan menyeluruh.
“Kami berharap ini juga menjadi sebuah cara negara untuk mengetahui penduduknya tentang berkegiatan ekonomi. Supaya kebijakannya akan diambil pada masa-masa yang akan datang adalah kebijakan yang berdasar pada data dan angka yang benar,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan sensus ekonomi berjalan lancar dan diikuti sebanyak mungkin warga Indonesia. “Saya berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar. Dan diikuti sebanyak mungkin oleh warga negara Indonesia,” kata Muzani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....