Presiden Prabowo Terima Presiden Timor Leste Ramos-Horta

  • 28 Agt 2026 15:21 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta di Istana Merdeka, Jakarta. Presiden Prabowo didampingi sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dan pimpinan lembaga.

Mereka diantaranya adalah Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, yang tiba pukul 13.31WIB. Selanjutnya Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria.

Selanjutnya Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk, Chief Investment Officer Danantara Sigit Puji Santoso, Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai. Kepala BRIN Arif mengatakan Presiden Prabowo akan menggelar pertemuan dengan Presiden Jose Ramos-Horta

"Kami diundang oleh bapak presiden untuk mendampingi beliau karena pertemuan dengan Presiden Timor Leste, ya. Dan ya biasanya sih setelah itu ada beberapa hal yang ingin dibicarakan terkait dengan situasi terkini ya, kemudian apa yang bisa disumbangkan BRIN untuk menjadi solusi," kata Arif kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jumat, 28 Agustus 2026.

Sementara itu, Wamenlu Arrmanatha mengatakan Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta membawa 20 delegasi. Delegasi tersebut terdapat penerima nobel.

"Delegasinya yang mendampingi Bapak Presiden Ramos-Horta adalah penerima Nobel Laureate ya, dari berbagai bidang. Ada yang dari perdamaian, dari science, dari chemistry, dari pangan dan lain-lain," kata Wamenlu.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix Vernando Wanggai mengatakan dirinya diminta untuk hadir dalam pertemuan Presiden Prabowo dan Ramos Horta. Lebih lanjut ia mengatakan Indonesia dan Timor Leste memiliki perjalanan panjang sebagai negara tetangga yang harmonis.

"Hadir di sini menemani bapak Presiden Prabowo Subianto untuk bapak presiden Ramos-Horta Republik Timor Leste. Tentu Indonesia dan Timor Leste memiliki perjalanan panjang sebagai saudara, dan juga sebagai first layer dari perbatasan Indonesia, dan tentu memiliki partnership untuk berbagai hal kerja sama," kata Velix.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....