Kakorlantas Polri Dorong Ojol Jadi Agen Keselamatan Lalu Lintas

  • 27 Agt 2026 22:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Wibowo mendorong ojek online (ojol) menjadi agen keselamatan lalu lintas
  • Hal tersebut dilayangkan pada gelaran Gebyar Keselamatan Lalu Lintas di Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Serpong, Tangerang Selatan

RRI.CO.ID, Tangerang - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Wibowo mendorong ojek online (ojol) menjadi agen keselamatan lalu lintas. Hal tersebut dilayangkan pada gelaran Gebyar Keselamatan Lalu Lintas di Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Serpong, Tangerang Selatan.

Sebanyak 5.350 pengemudi ojol se-Jabodetabek antusias mengikuti acara tersebut. Mereka tidak hanya mendapatkan edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas, tetapi juga berkesempatan mengikuti pelatihan, lomba safety riding hingga menikmati hiburan musik.

Salah satu materi yang diberikan adalah Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Pelatihan ini bertujuan membekali pengemudi ojol dengan pengetahuan dasar untuk memberikan pertolongan ketika menemukan korban kecelakaan lalu lintas.

"Saya mendorong para pengemudi ojol menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Peran pengemudi ojol kini tidak hanya sebatas sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga menjadi wajah dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat," ujar Kakorlantas Polri, Irjen Pol Wibowo, Kamis 27 Agustus 2026.

Menurut Wibowo, peran pengemudi ojol juga sebagai wajah ke depan dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Maka, pengemudi ojol harus menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya, khususnya dalam hal disiplin, etika berkendara serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

“Oleh karena itu, saya selalu mendorong agar seluruh rekan-rekan pengemudi ojol dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Menjadi contoh dalam disiplin, etika berkendara serta kepatuhan terhadap seluruh aturan lalu lintas,” ucapnya.

Wibowo menilai semangat kemitraan antara kepolisian dan pengemudi ojol sejalan dengan program Polantas Karib. Dimana, mengedepankan pendekatan kepolisian yang aktif, responsif, intuitif dan berintegritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Semangat kemitraan ini sangat sejalan dengan program Polantas Karib. Polantas yang ingin selalu membangun kemitraan: aktif, responsif, intuitif dan juga berintegritas dalam melayani masyarakat,” kata dia.

Ia pun mengajak seluruh pihak menjadikan kegiatan keselamatan lalu lintas sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama. Menurutnya, budaya keselamatan harus dimulai dari kebiasaan sederhana dan tidak menganggap remeh keselamatan di jalan.

“Melalui kegiatan-kegiatan keselamatan lalu lintas ini, mari sama-sama kita jadikan momentum untuk memperkuat komitmen bersama. Mari kita mulai dari hal-hal yang sederhana dan hal yang paling penting, dengan tidak pernah menganggap remeh aspek keselamatan,” ujar Wibowo.

Ia menekankan perjalanan yang baik bukanlah perjalanan yang sekadar cepat sampai, melainkan perjalanan yang memastikan pengendara dan pengguna jalan lainnya tiba dengan selamat. “Perjalanan yang membawa kita sampai ke tempat tujuan dengan selamat,” katanya.

Dalam kegiatan Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas, digelar juga layanan SIM keliling. Sejumlah pengemudi ojol tampak antre mengikuti proses perpanjangan SIM di titik stan yang disediakan.

Tak hanya itu, kegiatan semakin semarak dengan adanya hiburan dari Cakra Band. Ribuan peserta pun mengikuti rangkaian acara yang memadukan edukasi keselamatan dengan hiburan.

Salah satu pengemudi ojol asal Depok, Jaenal mengaku datang ke lokasi karena ingin memperbanyak pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas. Menurutnya, safety riding yang digelar polisi sangat bermanfaat, terutama untuk pengemudi ojol.

"Karena biar bagaimanapun kita kan bawa penumpang ya. Pengetahuan cara bawa kendaraan memang penting," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....