BGN Hentikan sementara Distribusi MBG di Sekolah Terdampak Karhutla
- 27 Agt 2026 08:51 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BGN menghentikan sementara distribusi MBG di sekolah yang diliburkan akibat kabut asap Karhutla.
- Makanan yang sudah terlanjur dimasak pada hari pertama tetap disalurkan melalui mekanisme khusus.
- Distribusi MBG kembali dihentikan pada hari berikutnya selama sekolah masih diliburkan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kebijakan tersebut mengikuti keputusan sekolah yang meliburkan kegiatan belajar mengajar akibat kondisi kabut asap.
Kepala BGN, Sudaryono, menjelaskan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengikuti jam kegiatan sekolah. Menurutnya, distribusi MBG otomatis dihentikan ketika pembelajaran diliburkan atau dilakukan secara daring.
"Iya, selama PJJ, jadi selama online. Kan tidak masuk sekolah, itu tidak kami berikan MBG," ujarnya saat ditemui usai rapat di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu, 26 Agustus 2026.
Namun, Sudaryono menyebut makanan yang sudah terlanjur dimasak ketika sekolah pertama kali diliburkan tetap disalurkan. Menurutnya, penyaluran dilakukan melalui mekanisme khusus agar makanan tidak terbuang dan tetap dapat dimanfaatkan.
"Jadi MBG melayani, mengirimkan MBG, Dapur-dapur SPPG itu di jam operasional sekolah. Nah, kasus Karhutla di beberapa daerah itu adalah dia sudah masak, baru kemudian diberitahu bahwa karena Karhutla itu kemudian sekolahnya diliburkan," kata Sudaryono.
Ia menjelaskan penyaluran makanan yang telah dimasak dilakukan dengan berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah, kepala daerah, dan kepala sekolah. Mekanisme tersebut disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah yang terdampak kabut asap.
"Oleh karenanya yang sudah dimasak itu kemudian tetap kita bagikan dengan mekanisme yang kemudian berkoordinasi. Baik dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dengan Kepala Daerah, dengan Kepala Sekolah, gitu," katanya.
Sudaryono menambahkan, salah satu mekanisme yang diterapkan adalah makanan diambil oleh orang tua siswa. Namun, setelah hari pertama sekolah diliburkan, distribusi MBG dihentikan selama kegiatan belajar mengajar belum kembali berlangsung.
Ia menyebut kebijakan tersebut diterapkan di sejumlah wilayah terdampak Karhutla, termasuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan beberapa wilayah Sumatra. BGN juga telah menyampaikan edaran kepada dapur SPPG agar menghentikan distribusi MBG selama sekolah diliburkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....