Bawaslu Perkuat Publikasi dan Pemberitaan Kinerja di Masa Non-Tahapan Pemilu
- 27 Agt 2026 00:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Bawaslu Lolly Suhenty menekankan publikasi dan pemberitaan kinerja Bawaslu harus berfokus pada dampaknya terhadap masyarakat.
- Penekanan dampak ini dilakukan dalam acara 'Evaluasi Kebijakan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu dalam Masa Non-Tahapan Pemilu'.
- Publikasi informasi kinerja Bawaslu dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap kebutuhan informasi publik, khususnya di luar periode pemilihan umum.
RRI.CO.ID, Surabaya - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty menyatakan, publikasi dan pemberitaan kinerja Bawaslu, harus berfokuskan pada dampaknya. Hal itu ditekankannya dalam acara bertajuk, 'Evaluasi Kebijakan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu dalam Masa Non-Tahapan Pemilu'.
Lolly mengatakan, publikasi informasi dan pemberitaan kinerja Bawaslu ini, untuk memberikan dampak nyata terhadap kebutuhan informasi masyarakat. Terlebih hal itu ditekankannya, disaat tidak adanya masa non-tahapan pemilihan umum (Pemilu).
"Kita berfokus pada bagaimana menjaga relevansi kehadiran Bawaslu di masa non-tahapan, sehingga pertanyaan orang 'Bawaslu ngapain sih di masa non-tahapan?' Humas kemudian menjaga relevansi ini. Di tahun 2026, kewajiban kita adalah mengukur kualitas dan dampaknya," kata Lolly dalam sambutannya, Surabaya, Selasa, 25 Agustus 2026.
Sehingga melalui kegiatan yang berlangsung sejak 25-27 Agustus 2026 tersebut, untuk memformulasikan langkah strategis dalam menjaga kualitas publikasi pemberitaan. Lolly dalam hal itu menekankan, publikasi pemberitaan terkait kinerja Bawaslu di masa non-tahapan, harus dapat menarik perhatian masyarakat.
"Maka evaluasi ini menjadi penting. Dari yang sekedar pertanyaannya berapa banyak Bawaslu Provinsi A bikin pemberitaan dan publikasi, sekarang bergeser pada seberapa baik Bawaslu A memberikan informasi dan seperti apa engagement-nya," ujarnya.
Anggota Bawaslu RI Lolly lebih lanjut menuturkan, dalam memformulasikan langkah strategis itu, pihaknya melibatkan seluruh pihak terkait. Dengan demikian, dikatakannya, akan memperkuat landasan dan memperluas jangkauan publikasi dan pemberitaan kinerja Bawaslu dimasa non-tahapan.
"Fondasinya diperkuat, daya jangkauannya diperluas, konsistensi geraknya juga diukur. Kita harus menyadari, dalam tahapan evaluasi banyak hal yang masih harus kita benahi," imbuh Lolly.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....