Evaluasi Kebijakan Publikasi, Bawaslu Tekankan Kerja Humas Jaga Halaman Rumah

  • 26 Agt 2026 18:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lolly Suhenty, anggota Bawaslu RI, menegaskan bahwa divisi kehumasan Bawaslu memiliki peran strategis dalam membangun kepercayaan publik.
  • Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Evaluasi Kebijakan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu dalam Masa Non-Tahapan Pemilu di Surabaya, Jawa Timur.
  • Kehumasan Bawaslu bertindak sebagai garda terdepan melalui publikasi informasi kinerja lembaga untuk merawat citra institusi.

RRI.CO.ID, Surabaya - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty mengatakan, jajaran kehumasan Bawaslu memiliki peran strategis. Menurutnya, peran strategis kehumasan, yakni menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik, melalui informasi publikasi kinerja Bawaslu.

Dalam hal ini ia menilai, informasi kinerja yang dipublikasi jajaran kehumasan merupakan upaya dalam merawat citra lembaga. Untuk itu ia mengibaratkan kerja kehumasan merupakan upaya dalam menjaga halaman depan hunian.

”Kerja kehumasan itu pada dasarnya adalah kerja menjaga halaman rumah. Jadi kalau halaman rumah kita bersih, tertata, menarik, maka itu mengundang orang untuk datang,” kata Lolly dalam acara Evaluasi Kebijakan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu dalam Masa Non-Tahapan Pemilu, di Surabaya, Jawa Timur, Selasa, 25 Agustus 2026.

“Kalau halaman rumah kita menarik, indah, memberikan kenyamanan, dan terbuka untuk orang lain, maka orang itu tertarik untuk datang dan berlama-lama di rumah kita. Seperti itulah kehumasan Bawaslu," ujarnya, menambahkan.

Menurutnya, dalam menjalankan peran kehumasan, publikasi informasi tersebut bukan diukur dari kuantitas. Namun Koordinator Divisi Bidang Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu RI, menegaskan yang utama kualitas dampak yang dihasilkan.

Ia mengatakan, kerja kehumasan dalam publikasi informasi kinerja ini, menjadi penghubung antara lembaga dengan masyarakat. Sebab melalui publikasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan berbagai kebutuhan informasi tentang kerja Bawaslu, khususnya di masa non-tahapan Pemilu.

"Tidak sekedar bicara berapa banyak jumlah publikasi, pemberitaan kelembagaan ini yang sudah dihadirkan. Tapi sesungguhnya, ketika kita bicara soal kehumasan, maka kita bicara soal jembatan antara informasi dengan kepercayaan publik," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....