Tren Kepercayaan Publik ke Bawaslu Meningkat

  • 27 Agt 2026 00:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kepercayaan publik terhadap Bawaslu meningkat dari 62,3 persen pada tahun 2023 menjadi 81,6 persen pada tahun 2025 berdasarkan survei Litbang Kompas.
  • Bawaslu menerima predikat lembaga informatif dari Komisi Informasi Pusat (KIP) atas transparansi dan publikasi informasinya.
  • Peningkatan kepercayaan publik juga didukung oleh penilaian memuaskan dari kalangan wartawan terhadap kinerja lembaga pengawas pemilu.
RRI.CO.ID, Surabaya - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty mengatakan, tingkat kepercayaan publik terhadap lembaganya mengalami peningkatan signifikan. Hal itu disampaikannya dalam acara 'Evaluasi Kebijakan Publikasi dan Pemberitaan Bawaslu dalam Masa Non-Tahapan Pemilu', di Surabaya, Jawa Timur.
Ia mengatakan peningkatan tren citra kepercayaan publik tersebut, merujuk pada sejumlah lembaga survey. Seperti dicontohkannya, berdasarkan survey Litbang Kompas pada tahun 2023 hingga 2025.
Lolly mengungkapkan, pada awal survey Litbang Kompas tahun 2023, Bawaslu mendapatkan kepercayaan publik sebesar 62,3 persen. Sementara dalam survey di tahun 2025, kepercayaan publik mengalami tren peningkatan menjadi 81,6 persen.
"Litbang Kompas itu secara reguler dia memberikan penilaian, survei sejak Januari 2023 hingga Januari 2025 itu mengalami signifikan kenaikannya. Jika di 2023 tren citra dan kepercayaan terhadap Bawaslu itu angkanya di 62,3 persen, maka di 2025 Januari menjadi 81,6 persen," kata Lolly dalam sambutan pembukaannya, Surabaya, Selasa, 25 Agustus 2026.
Selain survey Litbang Kompas, Lolly menyebut bahwa Bawaslu juga mendapatkan predikat lembaga informatif dari Komisi Informasi Pusat (KIP). Tidak hanya itu, ia bahkan mengatakan bahwa Bawaslu juga mendapatkan hasil survey yang memuaskan dari kalangan wartawan.
"Komisi Informasi Publik menyatakan kita lembaga yang informatif. Teman-teman jurnalis, 75 persen hasil surveinya menyatakan, jurnalis senang kalau harus liputan di Bawaslu," ujarnya.
Meski diungkapkannya hasil survey menunjukan tren citra positif, namun jajaran Bawaslu diminta tidak boleh terlena. Sebab ditegaskan Lolly, terdapat tantangan lainnya yang akan dihadapi kedepannya, dalam menjaga kepuasan publik terhadap publikasi informasi Bawaslu.
"Artinya, orang memberikan apresiasi terhadap cara humas Bawaslu bekerja. Tetapi, menghadapi situasi yang akan datang, ini belum lah cukup, karena akan banyak sekali perubahan-perubahan yang membutuhkan adaptasi cepat dari Bawaslu," imbuh Lolly.
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....