Menteri PPPA Salurkan 30 Ton Bantuan Spesifik Gempa Flores NTT
- 25 Agt 2026 11:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri PPPA Arifah Fauzi menyerahkan 30 ton bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak terdampak bencana di NTT.
- Bantuan didistribusikan ke tujuh kabupaten di Pulau Flores untuk mendukung pemulihan psikososial serta kesehatan reproduksi.
- Penyerahan logistik pada 24 Agustus 2026 didukung lintas sektor termasuk psikolog anak Seto Mulyadi dan mitra pembangunan.
RRI.CO.ID, Labuan Bajo - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Arifah Fauzi menyalurkan 30 ton bantuan kebutuhan spesifik. Logistik tersebut diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana alam gempa bumi di Pulau Flores NTT.
Penyaluran bantuan kemanusiaan menjangkau tujuh kabupaten terdampak guna mempercepat proses pemulihan psikososial kelompok rentan. Penyerahan amanah perlengkapan medis dan pemenuhan gizi diserahkan secara resmi pada Senin, 24 Agustus 2026.
“Pada hari ini kami menyampaikan dan meneruskan amanah dari kawan-kawan kami, mitra pembangunan, yang punya komitmen luar biasa untuk membantu saudara-saudara kita yang ada di NTT. Penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata kolaborasi berbagai pihak dalam merespons kebutuhan masyarakat terdampak bencana. Mudah-mudahan ini menjadi sebuah kolaborasi yang baik dari seluruh komponen masyarakat di Indonesia,” kata Arifah dalam keterangan kepada RRI.co.id , Selasa, 25 Agustus 2026.
Bantuan darurat yang diserahkan meliputi persediaan susu, popok, pembalut, hingga kebutuhan kesehatan reproduksi lainnya. Arifah menegaskan bahwa kelompok lansia serta ibu menyusui membutuhkan perhatian serius selama masa tanggap darurat.
“Bantuan yang kami sampaikan ini ada susu, popok, pembalut, dan berbagai kebutuhan spesifik lainnya yang sangat dibutuhkan untuk perempuan dan anak yang tentu saja memiliki kebutuhan berbeda (khusus) utamanya terkait dengan kesehatan reproduksi dan perlindungan. Perempuan, anak dan kelompok rentan lainnya (lansia dan ibu hamil/menyusui) membutuhkan perhatian lebih serius dalam situasi darurat. Mudah-mudahan apa yang kami berikan pada hari ini dapat memberikan keringanan bagi teman-teman kita yang terdampak bencana,” ujar Arifah.
Staf Ahli Bupati Manggarai Barat Bidang Hukum Gabriel Bagung menyampaikan apresiasi atas kepedulian kementerian terkait. Gabriel menegaskan bantuan fisik tersebut sangat membantu meringankan beban penderitaan warga terdampak bencana di daerahnya.
“Atas nama seluruh masyarakat Manggarai Barat, kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari Ibu Menteri yang kami terima pada hari ini. Sekali lagi, atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Manggarai Barat, mengucapkan terima kasih,” ucap Gabriel.
Agenda penyerahan bantuan di Labuan Bajo turut didampingi oleh psikolog anak ternama Seto Mulyadi. Kunjungan kerja tersebut juga didukung oleh konsorsium mitra pembangunan nasional serta deretan organisasi kemasyarakatan perempuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....