Menteri PPPA Dorong Ruang Bermain Anak Kurangi Ketergantungan Gawai

  • 23 Agt 2026 19:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi mendorong penyediaan ruang bermain dan interaksi langsung bagi anak guna mengurangi ketergantungan terhadap gawai.
  • Ruang bermain dinilai penting untuk melatih kemampuan beradaptasi, kerja sama, sportivitas, serta memperkuat interaksi sosial anak.

RRI.CO.ID, Surakarta - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi mendorong penyediaan ruang bermain dan interaksi langsung bagi anak guna mengurangi ketergantungan terhadap gawai. Ruang bermain dinilai penting untuk melatih kemampuan beradaptasi, kerja sama, sportivitas, serta memperkuat interaksi sosial anak.

Arifah menilai anak-anak membutuhkan ruang aktualisasi melalui permainan tradisional untuk melatih kemampuan beradaptasi dan bekerja sama. Permainan tradisional juga dinilai mampu menumbuhkan sportivitas serta memperkuat kemampuan sosial anak.

“Anak-anak ini butuh aktualisasi diri. Dengan gawai, anak bisa memperlakukan dirinya sesuai keinginannya dan selalu menjadi pemenang,” kata Arifah Fauzi saat memberikan sambutan dalam Peresmian Kampung Dolanan Sidowayah Bersemi, Kampung Pancasila, dan Ruang Bersama Indonesia (RBI) Desa Sidowayah, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu,23 Agustus 2026.

Menurut Arifah, kebiasaan bermain gawai berlebihan dapat memengaruhi kemampuan anak beradaptasi saat berinteraksi langsung dengan teman sebaya. Kondisi tersebut berpotensi menghambat kemampuan sosial anak dalam membangun komunikasi dan kerja sama.

“Ketika berhadapan langsung, anak sulit beradaptasi karena terbiasa ingin menang dan tidak menerima kekalahan. Kebiasaan bermain gawai membuat anak kurang terlatih menghadapi perbedaan dan membangun interaksi sosial bersama teman,” ucap Arifah.

Arifah mengungkapkan Kampung Dolanan Sidowayah menghadirkan permainan tradisional dan edukatif untuk melatih kreativitas, kerja sama, serta kemampuan sains anak. Ia mengapresiasi kolaborasi pemerintah, mahasiswa UNS, BPIP, Kemendiktisaintek, dan dunia usaha dalam mendukung ruang bermain anak.

“Kami membuktikan kolaborasi dan sinergi luar biasa berbagai pihak untuk mencetak generasi muda penentu masa depan Indonesia. Sinergi ini menunjukkan kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang dan potensi anak,” ujar Arifah menegaskan.

Selain ruang bermain, Kementerian PPPA bersama PT Mustika Ratu Tbk juga menggelar pelatihan massage dan affiliator bagi masyarakat di kawasan Umbul Siblarak. Pelatihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat, khususnya perempuan, serta mengembangkan potensi ekonomi lokal melalui sektor wellness tourism.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....