Sebanyak 12 Truk Bantuan Polda Jateng tiba di Labuan Bajo, Siap Disalurkan ke Warga

  • 23 Agt 2026 14:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Sebanyak 12 truk bantuan Polda Jawa Tengah dan Bhayangkari tiba di Labuan Bajo.
  • Logistik mencakup pangan, perlengkapan pengungsian, genset, pakaian, dan obat-obatan.
  • Polda Jawa Tengah juga mengerahkan tiga tim trauma healing serta tenaga kesehatan.

RRI.CO.ID, Labuan Bajo – Bantuan untuk masyarakat terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir dari berbagai daerah. Salah satunya 12 truk bantuan Polda Jawa Tengah dan Bhayangkari tiba di Labuan Bajo, Minggu, 23 Agustus 2026.

Rombongan tersebut telah menempuh perjalanan panjang sejak diberangkatkan dari Jawa Tengah, Senin, 17 Agustus 2026. Bantuan kemudian menyeberang melalui Tanjung Perak, Surabaya, sebelum tiba di Labuan Bajo pada Sabtu siang.

Dirreskrimum Polda Jawa Tengah Kombes Pol Muhammad Anwar mengatakan seluruh bantuan akan diserahkan kepada Polda NTT. “Rencana ini akan kita serahkan ke Polda NTT untuk selanjutnya diteruskan ke tujuh titik atau kabupaten," katanya dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 23 Agustus 2026.

Belasan truk itu membawa kebutuhan yang diperlukan warga selama menjalani kehidupan pascagempa. Isinya mulai dari air mineral, beras, susu bubuk, mi instan, minyak goreng, hingga berbagai makanan siap konsumsi.

Selain kebutuhan pangan, terdapat selimut, terpal, tikar, pakaian anak, pakaian dalam, popok, sarung, dan obat-obatan. Genset juga dibawa untuk membantu kebutuhan masyarakat di wilayah yang masih terdampak gangguan fasilitas.

Seluruh logistik tersebut nantinya didistribusikan berdasarkan kebutuhan pada masing-masing daerah terdampak. Penyaluran melalui Polda NTT dilakukan agar bantuan dapat menjangkau wilayah yang membutuhkan secara lebih terarah.

Namun, dukungan Polda Jawa Tengah tidak berhenti pada tumpukan dus dan kebutuhan sehari-hari. Perhatian juga diarahkan pada kondisi psikologis masyarakat yang masih menghadapi dampak gempa.

Tiga tim trauma healing telah dikerahkan untuk mendampingi warga sejak beberapa hari sebelumnya. Pendampingan terutama diberikan kepada anak-anak serta masyarakat yang masih merasakan trauma akibat bencana.

Dukungan tersebut juga diperkuat dengan kehadiran tenaga kesehatan di sejumlah lokasi terdampak. Mereka disiapkan untuk memberikan pemeriksaan sekaligus pelayanan medis kepada warga yang membutuhkan penanganan.

Pelayanan kesehatan dan pendampingan psikologis direncanakan terus berlangsung hingga awal pekan. Tim akan bergerak menuju sejumlah titik berdasarkan kebutuhan masyarakat yang ditemukan di lapangan.

Kedatangan 12 truk itu pun menjadi lebih dari sekadar perjalanan logistik dari Jawa Tengah menuju NTT. Setiap bantuan membawa dukungan bagi warga yang masih berusaha menata kembali kehidupan setelah gempa.

Melalui bantuan tersebut, Polri bersama Bhayangkari terus mendampingi masyarakat selama masa penanganan dan pemulihan. Kehadiran itu mencakup kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, hingga pemulihan psikologis warga terdampak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....