Kementerian PU Kerahkan Dua Truk Tangki Dukung Pemadaman Karhutla Tanjung Selor
- 22 Agt 2026 15:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian PU mengerahkan personel dan dua truk tangki air menangani Karhutla di Tanjung Selor
- Masing-masing truk tangki memiliki kapasitas 4.000 liter untuk mendukung pasokan air pemadaman
- Penanganan Karhutla dilakukan bersama BPBD Bulungan, Polres Bulungan, Manggala Agni, dan Kementerian PU
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan personel dan sarana pendukung menangani kebakaran hutan lahan (Karhutla). Penanganan dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Tanggap Darurat di Selimau 3, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Dukungan tersebut diarahkan untuk membantu pemadaman sekaligus mengendalikan penyebaran api di lokasi kejadian. Hal tersebut mencakup pengerahan personel serta dua truk tangki air ke lokasi.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, kesiapsiagaan menghadapi karhutla dan kekeringan terus diperkuat selama musim kemarau 2026. Menurutnya, penguatan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor serta penyediaan infrastruktur pendukung sesuai kebutuhan lapangan.
Dalam penanganan tersebut, Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Utara menerjunkan lima personel Satgas Tanggap Darurat. Sementara itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor turut mengerahkan lima personel untuk mendukung penanganan.
Dua unit truk tangki air juga disiagakan untuk mendukung pasokan air menuju lokasi kebakaran. Masing-masing truk memiliki kapasitas 4.000 liter untuk mendukung proses pemadaman di lapangan.
Upaya pemadaman dan pemblokiran sebaran api dilakukan bersama tim gabungan lintas instansi terkait. Tim tersebut melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan, Polres Bulungan, Manggala Agni, serta unit Kementerian PU.
Sementara itu Kepala BPBPK Kalimantan Utara Syafrudin mengatakan dukungan personel dan armada merupakan respons cepat Kementerian PU. Dukungan tersebut diberikan untuk membantu pemerintah daerah dan instansi terkait menghadapi kondisi darurat karhutla.
“Melalui dukungan personel dan sarana prasarana yang tersedia. Kami berupaya membantu mempercepat proses pemadaman dan pengendalian api, sekaligus meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat di sekitar lokasi,” ujar Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Utara tersebut.
Kementerian PU terus mendorong penguatan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi bencana dan kondisi darurat. Penyediaan sarana pendukung diharapkan memperkuat penanggulangan karhutla serta mengurangi potensi dampak asap.
Melalui unit pelaksana teknis di Kalimantan Utara, pemerintah memastikan dukungan penanganan terus diberikan. Langkah tersebut dilakukan sesuai tugas dan kewenangan untuk melindungi masyarakat serta lingkungan terdampak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....