Kantor APCQP di Jakarta Siapkan Pusat Edukasi Publik soal Gaza

  • 21 Agt 2026 15:58 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Kantor pusat Koalisi Asia Pasifik untuk Quds dan Palestina (APCQP) di Jakarta akan menjadi ruang edukasi publik mengenai kondisi kemanusiaan di Gaza.
  • APCQP menyiapkan konsep mini museum yang memuat dokumentasi dan kesaksian tragedi kemanusiaan di Gaza.
  • Kehadiran kantor diharapkan memperkuat konsolidasi gerakan solidaritas serta advokasi kemanusiaan Asia Pasifik.

RRI.CO.ID, Jakarta - Kantor pusat Koalisi Asia Pasifik untuk Quds dan Palestina (APCQP) resmi beroperasi di kawasan Matraman, Jakarta. Kantor tersebut tidak hanya menjadi pusat koordinasi gerakan solidaritas Palestina di kawasan Asia Pasifik.

Kepala Kantor APCQP, Irvan Nugraha, mengatakan kantor tersebut juga akan menjadi ruang edukasi publik mengenai situasi kemanusiaan di Gaza. Salah satu konsep yang tengah disiapkan adalah mini museum berisi dokumentasi dan kesaksian tragedi kemanusiaan di Gaza.

"Genosida yang terjadi hingga kini di Gaza adalah tragedi kemanusiaan yang sangat brutal. Dari Gaza kita melihat kejahatan Zionis Israel yang telah melampaui batas teritori, hukum internasional, hingga batas-batas akal sehat kemanusiaan," kata Irvan dalam peresmian kantor pusat APCQP di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Selain edukasi publik, kantor APCQP akan menjadi simpul penghubung berbagai gerakan masyarakat sipil Asia Pasifik. Koalisi tersebut akan mengembangkan advokasi, literasi, penguatan gerakan Sumud Flotilla, dan jejaring solidaritas lintas negara.

Wakil Sekretaris Jenderal MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Safira Machrusah, menyambut pembukaan kantor pusat APCQP di Jakarta. Menurutnya, kehadiran markas tersebut dapat memperkuat dukungan dan kerja sama internasional untuk Palestina.

MUI selama ini aktif membangun kerja sama internasional serta menyampaikan sikap terkait isu Palestina kepada masyarakat dan pemerintah. Kehadiran APCQP di Jakarta diharapkan memperkuat sinergi berbagai elemen untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

"Atas nama Majelis Ulama Indonesia, saya menyampaikan selamat atas dibukanya kantor Headquarter Asia Pacific Coalition Quds and Palestine. Ini merupakan sesuatu yang sangat baru," kata Safira.

Presiden APCQP, Sudarnoto Abdul Hakim, mengatakan, keberadaan kantor pusat tersebut merupakan tindak lanjut resolusi Konferensi Asia Pasifik untuk Quds dan Palestina 2025. Indonesia dalam forum tersebut dipercaya menjadi pusat koordinasi gerakan solidaritas Palestina kawasan Asia Pasifik.

Menurut Sudarnoto, Indonesia memiliki kekuatan masyarakat sipil yang besar melalui organisasi kemasyarakatan, lembaga filantropi, dan kelompok solidaritas Palestina. Kekuatan tersebut dinilai dapat dikonsolidasikan untuk memperluas dukungan terhadap Palestina.

"Kita punya kekuatan pembela Palestina yang jumlahnya cukup banyak, kita punya filantropi yang jumlahnya ratusan. Kalau disinergikan, itu menjadi kekuatan yang luar biasa," ujarnya.

Dengan beroperasinya kantor pusat di Jakarta, APCQP berharap konsolidasi gerakan solidaritas Asia Pasifik semakin kuat. Koalisi juga ingin memperluas advokasi dan literasi kemanusiaan mengenai kondisi masyarakat Palestina, khususnya di Gaza.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....