Warga Palangka Raya Pakai Masker imbas Karhutla
- 21 Agt 2026 13:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kabut asap kebakaran lahan gambut dan hutan mengganggu aktivitas masyarakat
- Pemerintah mengerahkan 12.880 personel untuk penanganan karhutla di Kalimantan.
- Dampak kebakaran hutan dan lahan gambut, kesehatan warga terganggu
RRI.CO.ID, Jakarta - Masyarakat Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah memakai masker dalam beraktivitas di luar rumah imbas kebakaran hutan dan lahan gambut (Karhutla). Nor Halisah, salah satu warga, mengatakan kabut asap mulai dirasakan warga sejak dua pekan lalu.
"Sekitar dimulai dua minggu lalu. Iya sekarang memakai masker terus," kata Nor Halisah, saat dihubungi RRI, Jumat, 21 Agustus 2026.
Nor Halisah mengatakan, kendati kabut asap tidak pekat namun menganggu aktivitas. Kesehatan masyarakat terganggu seperti sulit bernafas.
"Kalaupun tidak tebal tapi terasa, asap tercium. Terganggu aktivitas, pernafasan sulit, dan penglihatan sulit," ujarnya.
Ia juga menyebut kahurtla berdampak aktivitas kegiatan belajar mengajar seperti jam belajar di sekolah lebih singkat. Kebetulan Nor Halisah mengatakan memiliki adik yang masih bersekolah.
"Sekolah adik saya berpengaruh karena jadwal pelajaran jadi mundur. Masuk jam 06.30WIB, sekarang mundur jam 07.30WIB, jadi memperpendek pelajaran," katanya.
Sebelumnya, pemerintah mengerahkan 12.880 personel untuk penanganan karhutla di Kalimantan. Pemerintah juga membuat sumor bor untuk memudahkan pemadaman titik api.
Dalam keterangan tertulis dari Bakom RI, belasan ribu personel dikerahkan di tiga provinsi prioritas, yakni 1.410 personel bertugas di Kalimantan Barat. Selanjutnya 10.700 personel di Kalimantan Tengah, dan 770 personel di Kalimantan Selatan.
"Operasi terpadu pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Kemudian dengan penanganan yang disesuaikan berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Kehutanan, Ristianto Pribadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....