SAR Gabungan Perkuat Evakuasi Korban Gempa NTT
- 21 Agt 2026 09:00 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tim SAR gabungan memperkuat operasi penanganan korban gempa magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur memasuki hari ketujuh pasca bencana.
- Evakuasi korban dilakukan melalui jalur darat dan jalur udara menggunakan helikopter untuk menjangkau wilayah-wilayah terdampak yang sulit diakses.
- Deputi Bidang Operasi dan Siaga Basarnas Edy Prakoso memimpin langsung operasi evakuasi medis menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas AS 365 N3+ menuju Kampung Ronting di Manggarai Timur.
RRI.CO.ID, Jakarta — Tim SAR gabungan terus memperkuat operasi penanganan korban gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Memasuki hari ketujuh, evakuasi dilakukan melalui jalur darat dan udara untuk menjangkau masyarakat di wilayah terdampak.
Deputi Bidang Operasi dan Siaga Basarnas Edy Prakoso memimpin langsung evakuasi medis menggunakan Helikopter Dauphin Basarnas AS 365 N3+. Helikopter tersebut menuju Kampung Ronting, Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara, Manggarai Timur.
Dalam operasi tersebut, dua warga dalam kondisi kritis berhasil dievakuasi melalui jalur udara. Keduanya mengalami cedera berat dan membutuhkan penanganan medis segera.
“Evakuasi melalui udara dilakukan untuk mempercepat penanganan terhadap korban yang membutuhkan pertolongan medis segera. Khususnya dari wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat,” ujar Edy Prakoso, dalam keterangannya, Jumat, 21 Agustus 2026.
Korban pertama merupakan laki-laki berusia 81 tahun yang diduga mengalami cedera tulang belakang. Sementara korban kedua, perempuan berusia 71 tahun, diduga mengalami patah tulang dasar tengkorak.
Keduanya diterbangkan menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo. Kemudian selanjutnya dirujuk ke RSUD Pratama Komodo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Selain evakuasi medis, Helikopter Basarnas juga membawa Bantuan Kepresidenan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak di Manggarai Timur. “Operasi SAR akan terus dioptimalkan melalui jalur darat maupun udara agar masyarakat terdampak dapat segera memperoleh pertolongan dan bantuan,” ucap Edy.
Kantor SAR Maumere bersama potensi SAR masih melanjutkan operasi pencarian, pertolongan, dan pelayanan kemanusiaan. Ini dilakukan hingga seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat tertangani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....