Korlantas dan Media Perkuat Kemitraan Tangkal Hoaks
- 20 Agt 2026 08:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kakorlantas Polri Irjen Wibowo menyelenggarakan silaturahmi dengan insan media untuk memperkuat kemitraan strategis dalam menangkal hoaks dan mengawal kebijakan lalu lintas.
- Hubungan Korlantas Polri dengan media dibangun berdasarkan prinsip keterbukaan dan kebutuhan informasi publik yang akurat.
- Korlantas Polri siap berperan sebagai narasumber terpercaya untuk mengklarifikasi berbagai isu dan kebijakan lalu lintas yang berkembang di ruang publik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Wibowo menggelar silaturahmi bersama insan media. Pertemuan tersebut membahas penguatan kemitraan strategis untuk menangkal hoaks dan mengawal kebijakan lalu lintas.
Wibowo mengatakan, hubungan Korlantas Polri dengan media dibangun berdasarkan keterbukaan dan kebutuhan informasi. Korlantas siap menjadi narasumber terpercaya untuk mengklarifikasi berbagai isu yang berkembang di ruang publik.
“Rekan-rekan juga butuh kami sebagai pemberi informasi, sebagai narasumber terkait dengan beberapa isu yang mungkin menjadi polemik. Ini menjadi masukan yang baik sehingga masyarakat tidak bias terhadap informasi-informasi yang saat ini sangat banyak hoaksnya,” ujar Wibowo dalam pertemuan dengan media di Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.
Menurut Wibowo, media memiliki peran penting dalam menyampaikan edukasi keselamatan kepada masyarakat. Media juga dapat membantu menyosialisasikan kebijakan serta mendukung pelaksanaan berbagai operasi lalu lintas nasional.
“Ini mitra yang strategis antara Polri dengan media. Bagaimana media mampu menyuarakan, mempublikasikan, mensosialisasikan seluruh kebijakan yang ada di Polri, khususnya Korlantas,” ujarnya.
Wibowo juga meminta media turut mengawal kebijakan pemerintah terkait penertiban kendaraan berdimensi dan bermuatan berlebih. Program Zero Over Dimension Over Load (ODOL) dinilai membutuhkan pemahaman publik agar pelaksanaannya berjalan efektif.
“Kemudian situasi Zero ODOL pun juga nanti akan banyak hal-hal yang rekan-rekan harus ketahui. Korlantas tentunya pasti akan all-out untuk mendukung kebijakan pemerintah Zero ODOL,” ucapnya, tegas.
Pendekatan terbuka kepada media menjadi bagian dari komitmen pelayanan Polantas melalui program KARIB. Program tersebut merupakan singkatan dari Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas.
Melalui pilar kemitraan dan responsif, Korlantas berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat dan jurnalis. Upaya tersebut juga diperkuat budaya 3S, yakni senyum, sapa, dan salam.
Korlantas berharap pendekatan tersebut dapat menghadirkan sosok polisi lalu lintas yang tegas sekaligus humanis. Kemitraan dengan media juga diharapkan memperkuat penyampaian informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....