BNPB Imbau Warga Terdampak Gempa NTT Waspada Gempa Susulan
- 18 Agt 2026 17:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hasil pemantauan BMKG hingga 18 Agustus 2026 pukul 16.00WIB terjadi gempa susulan sebanyak 2.119 kali
- Masyarakat diimbau waspada gempa susulan di NTT
- Korban gempa mencapai 202 orang dengan rincian 70 orang meninggal dan 132 korban luka.
RRI.CO.ID, Jakarta- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk waspada gempa susulan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan berdasarkan data dari BMKG, aktivitas gempa masih fluktuatif.
"Aktivitas gempa masih fluktuatif dan pola peluruhan (penurunan) belum terlihat jelas. Masyarakat harus mewaspadai gempa susulan yang terjadi," kata Berton dalam keterangan pers yang digelar secara virtual, Selasa, 18 Agustus 2026.
Berton menyebut data dari BMKG, diperkirakan kondisi akan mulai stabil 2-3 minggu ke depan. Oleh sebab itu, ia juga meminta masyarakat agar menjauhi bangunan retak atau rusak akibat gempa karena mudah untuk ambruk.
"Diperkirakan kondisi akan mulai stabil dalam waktu 2-3 minggu kedepan. Masyarakat diimbau menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan gempa bumi," katanya.
Hasil pemantauan BMKG hingga 18 Agustus 2026 pukul 16.00WIB terjadi gempa susulan sebanyak 2.119 kali. Gempa susulan terkuat Magnitudo 6,2 dan terkecil M 1,3 sementara itu gempa dengan kekuatan diatas M5, sebanyak 24 kali.
"Gempa dirasakan 70 kali. Sementara itu, Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan korban gempa mencapai 202 orang dengan rincian 70 orang meninggal dan 132 korban luka.
Adapun rincian korban luka yaitu 40 orang luka berat dan ringan 92 orang. Ia mengatakan kegiatan yang dilakukan tim SAR gabungan pada hari ke-empat adalah penyisiran kendati demikian, tidak ada laporan dari masyarakat terkait korban hilang.
"Tidak ada lagi saudara, tetangga, rekan dalam pencarian. Sehingga SAR di lapangan difokuskan penyisiran dan membantu pelaksaan kegiatan pencarian dan pemulihan dilakukan BNPB," kata Yudhi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....