DPR Pastikan Percepatan Penanganan Bencana NTT
- 18 Agt 2026 18:05 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- DPR RI memastikan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk mempercepat penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT)
- pemerintah juga berencana mengirimkan sejumlah menteri ke NTT untuk meninjau langsung kondisi di lapangan
RRI.CO.ID, Jakarta - DPR RI memastikan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk mempercepat penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut dikatakan Ketua DPR RI Puan Maharani usai melakukan rapat paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.
Puan mengatakan, pimpinan DPR bersama sejumlah anggota sebelumnya telah mengunjungi NTT. Tujuannya untuk bersinergi dan berkoordinasi dengan pemerintah dalam penanganan bencana.
Puan menyampaikan duka cita mendalam kepada masyarakat NTT yang terdampak bencana. Ia menegaskan DPR, pemerintah, masyarakat, dan seluruh unsur terkait akan bergotong royong mempercepat penyaluran bantuan.
“DPR, pemerintah, unsur-unsur masyarakat, partai politik, insyaallah semuanya bergotong-royong untuk segera mempercepat bantuan. Dan juga distribusi bantuan serta evakuasi korban harus segera dilaksanakan di sana,” ujar Puan, kepada wartawan, Selasa, 18 Agustus 2026.
Menurut Puan, pemerintah juga berencana mengirimkan sejumlah menteri ke NTT untuk meninjau langsung kondisi di lapangan. DPR, kata dia, telah berkoordinasi untuk menyiapkan bantuan sesuai kebutuhan yang telah diidentifikasi.
“Setelah itu baru kita akan melakukan rapat koordinasi lagi dengan pemerintah terkait dengan apa-apa yang kemudian dibutuhkan. Salah satunya dalam proses tanggap darurat ini sehingga bisa dipercepat prosesnya,” kata Puan.
DPR menugaskan anggota dari daerah pemilihan NTT untuk terus berkoordinasi dan bersiaga di wilayah terdampak. Mereka diharapkan dapat membantu menyampaikan kebutuhan masyarakat sekaligus memastikan penanganan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kabasarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyatakan Manggarai Timur sebagai salah satu wilayah terdampak terparah akibat gempa bumi. Pernyataan ini disampaikan Kabasarnas saat melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana.
Sebagai respons cepat terhadap kondisi saat ini Basarnas telah mengerahkan kekuatan penuh dengan 711 personel. Fokus utama tim adalah memastikan setiap warga yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan secepat mungkin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....