Gempa Susulan Terus Guncang NTT, BMKG Catat 2.119 Kali hingga 18 Agustus 2026

  • 18 Agt 2026 08:51 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat, sebanyak 2.119 gempa susulan terjadi di wilayah NTT.
  • Update gempa bumi susulan gempa Flores M 7,7 hingga tanggal 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, total gempa bumi susulan 2.119
  • Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat, guncangan terbesar mencapai magnitudo 6,2. Sementara itu, sebanyak 24 gempa susulan tercatat memiliki kekuatan di atas magnitudo 5.

RRI.CO.ID, Jakarta - Aktivitas gempa susulan masih terjadi di NTT, setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Hingga Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat, sebanyak 2.119 gempa susulan terjadi di wilayah NTT.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan, ribuan gempa tersebut merupakan rangkaian aktivitas susulan setelah gempa utama magnitudo 7,7. “Update gempa bumi susulan gempa Flores M 7,7 hingga tanggal 18 Agustus 2026 pukul 05.00 WIB, total gempa bumi susulan 2.119,” kata Wijayanto dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat, guncangan terbesar mencapai magnitudo 6,2. Sementara itu, sebanyak 24 gempa susulan tercatat memiliki kekuatan di atas magnitudo 5.

"Sedangkan gempa dengan magnitudo paling kecil berada pada angka 1,3. Tidak seluruh gempa susulan tersebut dirasakan masyarakat," ucap Wijayanto.

Kemudian, BMKG mencatat, sedikitnya 70 gempa bumi susulan yang kejadiannya dirasakan oleh warga. “Gempa susulan yang dirasakan sebanyak 70 kali,” ujar Wijayanto.

Diketahui, rangkaian gempa tersebut bermula dari gempa utama yang mengguncang wilayah Flores pada Sabtu lalu, sekitar pukul 04.58 WIB. Berdasarkan parameter pemutakhiran BMKG, gempa tersebut memiliki magnitudo 7,7 dan tergolong sebagai gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Flores (Flores Back-Arc Thrust).

Mekanisme sumber gempa merupakan pergerakan naik atau thrust fault. Karakteristik gempa dangkal dengan kekuatan besar tersebut, kemudian memicu potensi tsunami di sejumlah wilayah sekitar episentrum.

BMKG sempat menetapkan sejumlah daerah dalam status Siaga dan Waspada tsunami. Wilayah yang terdampak antara lain:

  1. Status Siaga

• Manggarai bagian utara

• Ngada bagian utara

• Ende

• Flores Timur

• Jeneponto

  1. Status Waspada

• Flores Timur

• Bima

• Dompu

• Wajo

Peringatan dini tsunami kemudian dihentikan BMKG pada pukul 07.30 WIB. Dengan demikian, peringatan tsunami berakhir sekitar 2 jam 31 menit setelah gempa utama terjadi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....